Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR baik bagi para penggemar Pee Wee Gaskins, terutama bagi anak-anak 90-an yang tumbuh besar dengan band pop punk ini, sebab band yang melakukan debut pada 2007 itu kembali merilis lanjutan dari mini album (EP) mereka terdahulu, Salute to 90's.
Berdasarkan siaran pers, Rabu (3/9), grup yang digawangi Alditsa 'Dochi' Sadega, Muhammad Fauzan 'Sansan' Santoso, Harry 'Ayi' Pramahardhika, Reza 'Omo' Satiri, dan Renaldy 'Aldy' Prasetya ini memulai babak baru karier musik mereka setelah bergabung dengan label WeCord Evermore.
Kini, dengan judul Salute from Pee Wee Gaskins: Putar Waktu Kembali mereka menyanyikan ulang lima lagu yang populer pada masanya, yakni Piknik 72 (Naif), Terbang (Gigi), Aku Ingin (/Rif), Bermimpi (Base jam), dan Konservatif (The Adams).
"Sebenarnya, ini lanjutan EP kami di 2018, Salute to 90's namun, kali ini, kami tidak membatasi rentang tahun tertentu saja dan dibuat lebih luas lagi. Jadi, secara konsep ini merupakan tribute untuk band-band yang kami idolakan dan dengarkan di masa dulu," kata Ayi.
Pembuatan Salute from Pee Wee Gaskins: Putar Waktu Kembali tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 1,5 bulan. Tapi, perjalanan mereka hingga album ini rampung ternyata memiliki cerita tersendiri.
"Meski pengerjaannya tergolong cepat, namun pada prosesnya, kami cukup menghadapi tantangan, terutama dalam hal pemilihan lagu. Ada beberapa lagu yang seharusnya jadi pilihan kami, namun sayang sekali, tidak mendapat izin dari penciptanya, jadi kami harus mencari lagu lain," ujar Omo.
Menurut Aldy, pembuatan album yang tergolong singkat ini karena WeCord dan Pee Wee Gaskins sebelumnya sudah pernah bekerja sama dan tim label, sehingga sangat membantu dalam pemilihan lagu, perizinan dengan penciptanya, hingga masuk rekaman.
Karena itu, meski ini album pertama di bawah label WeCord Evermore, mereka tidak menemukan kesulitan yang berarti.
"Album ini memang meneruskan dari proyek EP Salute to the 90's, kami sendiri sudah punya rencana untuk memperpanjang proyek ini ke depannya dan mencoba mewujudkannya di sini. Selain itu, rasanya agak tanggung kalau hanya mengeluarkan single. Karena banyak yang ingin kami eksplorasi, jadilah dimasukkan lima lagu sekaligus," imbuh Aldy.
Mengusung kata salute di judulnya, Sansan menyebutkan bahwa, meski dibentuk sesuai dengan nafas Pee Wee Gaskins, namun aransemen lagu-lagu ini tetap menghormati dan tidak menghilangkan esensi lagu originalnya.
"Kami juga menyuntikkan synthesizer ke lima lagu ini sebagai benang merah dan keunikan dari Pee Wee Gaskins. Lewat album ini, kami ingin mengenalkan lagu-lagu yang menemani kami berlima tumbuh besar secara personal kepada generasi sekarang. Semoga fans dari band yang
sudah kami kurasi ini tetap bisa menikmati karya-karya ikonik dengan aransemen khas kami," ujar Sansan.
Seperti halnya album terdahulu, bagi Dochi, EP ini adalah penghormatan dan apresiasi terhadap band-band tersebut.
"Band-band ini sudah menyalakan semangat bermusikku saat pertama kali mendengarkan mereka dulu. Membawakan ulang karya mereka, kembali membuatku bersemangat. Bangga sekali rasanya bisa menyanyikan lagu-lagu dari “pahlawan” yang aku kagumi," kata Dochi.
Adapun EP terbaru Pee Wee Gaskins, Salute from Pee Wee Gaskins: Putar Waktu Kembali dapat didengarkan per-track mulai 29 Agustus di berbagai platform musik digital. (Ant/Z-1)
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Kali ini, Judika keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi nuansa musik Folk lewat single Terpikat Pada Cinta.
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Lewat single terbaru berjudul Cinta tapi Terluka, The Chasmala, mengangkat realitas hubungan percintaan yang penuh luka, dipendam terlalu lama.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Album Ruang Lintas Rasa dari Repartere merangkum sembilan trek yang merefleksikan pertumbuhan para personelnya.
Steel Haze membawa identitas musik yang agresif, memadukan semangat hardcore era 2000-an dengan sentuhan riff modern yang tajam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved