Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Ringgo Agus Rahman mengaku sampai detik ini masih berusaha belajar menjadi sosok orangtua yang dibutuhkan dan dipercaya oleh anak-anaknya.
"Aku masih mencari tahu arti (versi terbaik jadi orangtua bagi anak) itu sampai sekarang, setiap harinya. Apakah cukup dengan seorang bapak yang jemput anak sekolah, atau enggak. Aku mau lakukan itu terus, tapi siapa tahu anakku merasa bukan itu yang dia mau," kata Ringgo, dikutip Selasa (8/7).
Menanggapi adanya fenomena kurangnya peran ayah dalam keluarga (fatherless) di Indonesia, Ringgo mengatakan dirinya takut bahwa hal tersebut juga menimpa anak-anaknya.
Selain karena kesibukannya di layar lebar, ia khawatir baik tindakan maupun apa yang dilakukannya bukanlah sesuatu yang diinginkan oleh sang anak.
Terlebih hubungannya dengan anak-anak dikatakannya tidak seperti pada umumnya yang saling menunjukkan kasih sayang satu sama lain.
"Kalau Bjorka bilang dia lebih sayang sama kaos kaki dia yang paling bau daripada bapak, sama aku akan jawab sama! Bapak lebih sayang sama celana dalam bapak yang paling bau daripada kamu, karena sama-sama cowok, tapi kalau tidur minta peluk, ya kita peluk," katanya.
Meski ia yakin anak-anaknya mampu bertahan hidup dari kerasnya dunia, Ringgo mengaku belum ada hal yang dapat ia banggakan pada anak-anaknya untuk ditinggalkan.
Contohnya seperti gelar Pemeran Utama Pria Terbaik versi Piala Citra FFI 2024, ia mengaku sedih karena hal yang jadi prestasi baginya, justru mendapatkan respons biasa saja dari anaknya.
"Jadi yang aku lakukan adalah hanya berusaha setiap harinya, jangan sampai anakku merasa seperti itu (fatherless), karena apapun yang aku lakukan di luar itu hanya sampingan. Aku menjadi aktor di film ini, itu sampingan, yang utama adalah aku adalah ayam dai mereka. Itu reputasiku yang paling keren," katanya.
Ringgo juga yakin bahwa satu-satunya hal yang diinginkan oleh anak-anaknya hanyalah menghabiskan waktu untuk bermain bersama dirinya.
Oleh karenanya, ia terus belajar agar bisa mendapatkan kepercayaan anak-anaknya juga menjadi sosok yang bisa dibanggakan.
"Sekarang aku lagi nunggu, aku ingin banget dengar anak cerita dia lagi suka sama siapa. Kalau dia sampai cerita sama aku, berarti akhirnya
aku dipercaya sama anak karena bisa cerita sampai hal terkecil kayak itu," ujar Ringgo.
Ringgo juga menyampaikan, menurutnya, fenomena fatherless adalah akibat dari kurangnya figur ayah dalam setiap tumbuh kembang anak.
Fenomena ini dapat menimpa keluarga yang berasal dari kalangan sosial ekonomi manapun.
Budaya patriarki juga disebutnya menjadi salah satu akar masalah dari adanya fenomena itu di Indonesia. Sementara di Amerika Serikat (AS) kurangnya sosok ayah dikatakannya dapat memperlebar potensi anak menjadi seorang kriminal. (Ant/Z-1)
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar menjadi debut Magistus Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
Dalam pidato kemenangannya di BAFTA, Robert Aramayo memberikan penghormatan kepada John Davidson, seorang aktivis sindrom Tourette yang menjadi inspirasi di balik pembuatan film I Swear.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved