Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGELARAN musik Projek-D Vol.4 akan digelar selama dua hari pada 30-31 Agustus 2025 di De Tjolomadoe, Solo.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, Dyandra Promosindo, selaku penyelenggara, melihat antusiasme penonton yang dari tahun ke tahun selalu meningkat menjadi semangat utama dan validasi kuat untuk menyajikan pengalaman yang lebih besar dan lebih memukau pada setiap edisinya.
Tahun lalu, Projek-D Vol.3 telah berhasil diselenggarakan selama dua hari pada 7 dan 8 September 2024 dengan menampilkan sejumlah musisi kenamaan Indonesia dari berbagai genre seperti Good Morning Everyone, Heyriyok, Bilal Indrajaya, Arum Setiadi, Yan Vellia dan Ndarboy Genk, Woro Widowati, Nadin Amizah, Barmy Blokes, The Adams, Namoy Budaya dan Heruma, Dongker, The Skit, Feby Putri, Bryan Barcelona, Down For Life, Avhath, Bernadya, The Jansen, dan ditutup oleh Tulus.
Tidak hanya penampilan memukau dari para line up selama dua hari penyelenggaraan, menuju hari penyelenggaraan, Projek-D Vol.4 juga mengadakan beberapa pre-event activity salah satunya adalah Cekson.
Program ini merupakan program pendukung yang digagas penyelenggara untuk menemukan musisi baru yang bertalenta, berbakat dan mencari karya musik yang original dari para musisi di wilayah Jawa Tengah.
Nantinya, pemenang Cekson akan berkesempatan menampilkan karya mereka secara langsung di panggung Projek-D Vol.4 dan akan mendapatkan dukungan pendanaan untuk proses produksi video klip.
Project Manager Projek-D, Data Pratama mengatakan Cekson bukan sekadar ajang pencarian bakat, tapi ruang eksplorasi bagi musisi-musisi muda di Jawa Tengah untuk menunjukkan karya orisinal mereka.
"Kami ingin memberi panggung bagi suara-suara baru yang mungkin belum terdengar luas, tapi punya potensi besar untuk berkembang. Pemenang Cekson akan tampil di panggung utama Projek-D Vol.4, berdampingan dengan nama-nama besar, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap regenerasi musik lokal." jelas Data.
Mengusung tema #SehidupSeparty, gelaran Projek-D tahun ini dipastikan akan lebih memukau menghadirkan pengalaman musik yang berbeda dan tak terlupakan bagi para penikmat musik dari berbagai kalangan.
Sebelumnya, Projek-D telah mengumumkan deretan musisi papan atas tanah air yang akan tampil, yaitu Juicy Luicy, Wijaya 80, Perunggu, The Jeblogs, Lomba Sihir, .Feast, dan Hindia.
Salah satu highlight yang paling dinantikan adalah kehadiran Lomba Sihir, .Feast, dan Hindia dalam satu panggung yang sama. Kolaborasi ini menjadi momen langka yang sangat dinantikan oleh para penggemar, mengingat ketiganya memiliki identitas musik yang kuat dan berbeda.
Kolaborasi ini juga merupakan pertama kalinya di Solo. Selain itu, melalui album baru Lomba Sihir berjudul Obrolan Jam Tiga Pagi, Lomba Sihir siap membawakan pada panggung Projek-D.
Tak mau kalah, Baskara melalui Hindia juga akan menampilkan salah satu kompilasi musik terbaru berjudul Doves, '25 on Black Canvas' yang termuat dari 16 lagu berdurasi 53 menit itu.
Kolaborasi ini dipastikan akan menjadi daya tarik utama dan menciptakan pengalaman konser yang belum pernah ada sebelumnya di Solo. Kehadiran ketiganya dalam satu panggung menjanjikan pertunjukan yang penuh kejutan.
Selain itu, line up Projek-D Vol.4 juga dipenuhi talenta beragam, mulai dari Juicy Luicy yang memikat hati dengan pop relevan dan penampilan energik, hingga Wijaya 80 yang membawa suara segar dan dinamis. Perunggu menonjol dengan gaya musik khas dan panggung imersif, sementara The Jeblogs menyuntikkan keceriaan dan humor melalui genre indie pop mereka yang unik.
"Dengan menghadirkan berbagai genre dan musisi dari berbagai latar belakang, festival ini menjadi wadah bagi kolaborasi dan eksplorasi musik yang lebih luas." jelas Data. (Z-1)
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Diboyong oleh Singapore Street Festival yang bekerja sama dengan 54 Entertainment, konser ini menawarkan cara baru menikmati petualangan pertama Harry Potter di layar lebar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved