Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYUSUL penampilan spektakulernya di festival musik Coachella 2025, musisi multiplatinum Shaboozey telah merilis Where I've Been, Isn't Where I'm Going: The Complete Edition, yang merupakan versi deluxe dari album terakhirnya.
Dirilis lewat EMPIRE, proyek yang menampilkan 18 lagu ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan global terbesar dalam karier Shaboozey yang telah terjadi selama 12 bulan terakhir.
Menampilkan enam lagu baru, sederet bintang tamu ditampilkan di proyek ini di antaranya Jelly Roll, Myles Smith, dan Sierra Ferrell.
Album Where I've Been, Isn't Where I'm Going: The Complete Edition menampilkan lagu Amen, yang menghadirkan sensasi musik country Jelly Roll. Semua hal terbaik dari Shaboozey dapat kita dengar di lagu ini yang bernuansa antemik country, lengkap dengan elemen stomp-and-clap yang klasik.
"Merilis versi lengkap dari Where I've Been, Isn't Where I'm Going rasanya sangat berharga bagiku. Seperti menyelesaikan sebuah perbincangan yang aku belum selesaikan. Lagu-lagu di album ini memberikan aku ruang untuk berintrospeksi, untuk menyembuhkan, dan untuk bermimpi lebih besar lagi. Aku menuangkan seluruh bagian dari perjalananku di album ini dan aku bangga dengan hasilnya. Album ini sudah lengkap sekarang dan aku tidak sabar untuk semua orang mendengarkan album ini, merasakan album ini, dan mungkin dapat melihat diri mereka di album ini," papar Shaboozey.
Selain single Amen, album Where I've Been, Isn't Where I'm Going: The Complete Edition turut menampilkan single Good News, yang mendapatkan sertifikasi RIAA Gold, dan single Blink Twice yang menampilkan musisi Inggris pemenang BRIT Award, Myles Smith.
Bulan April ini, Shaboozey tampil di Coachella dan Stagecoach Festival di Indio, California yang jarang terjadi untuk seorang musisi. Hal ini sekaligus membuktikan daya tarik multi-genrenya yang luas.
Lagu A Bar Song (Tipsy) dari Shaboozey menjadi lagu country terbesar tahun lalu dan telah mendapatkan sertifikasi RIAA-Platinum sebanyak 8 kali, sekaligus memecahkan rekor sebagai lagu yang duduk di nomor #1 terlama di chart Billboard Radio Songs.
Lagu tersebut juga sukses mencapai posisi #1 di chart Billboard Hot Country Songs dan Country Airplay Charts and Mediabase/Country Aircheck.
Shaboozey mencetak sejarah sebagai musisi pertama yang menembus posisi top 10 di empat chart yaitu Country Airplay, Pop Airplay, Adult Pop Airplay, dan Rhythmic Airplay. Ia juga menjadi musisi kulit hitam kedua yang mencapai posisi #1 di chart Billboard Hot 100 dan Country Songs Charts.
Selain itu, lagu A Bar Song (Tipsy) telah mengumpulkan lebih dari 1 miliar stream dan mendobrak chart Top 10 di sejumlah negara. Lagu tersebut masuk ke banyak daftar lagu terbaik 2024 oleh banyak publikasi ternama termasuk The New York Times, Variety, Rolling Stone, Pitchfork, Complex dan bahkan masuk ke playlist musik Barack Obama.
Album Where I've Been, Isn't Where I'm Going menjadi karya musik paling kaya dari Shaboozey. Album tersebut masuk ke daftar Best Albums of 2024 versi Rolling Stone, Billboard, The Hollywood Reporter, dan Essence.
Penyanyi dan penulis lagu asal Virginia ini membawa kita dalam sebuah road trip menjelajahi alam liar Western ala Amerika Serikat (AS) seraya ia menggali makna lebih dalam lagi lewat kemampuan berceritanya, semuanya dikemas dalam musik bergenre country/folk yang ia bawa dalam beberapa tahun terakhir. (Z-1)
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Secara musikalitas, Ricecooker tidak membatasi diri pada satu genre tertentu. Namun, pengaruh musik era 80-an terasa sangat kental.
Album Britpop, yang dirilis pekan lalu, menjadi album ke-16 dalam karier solo Robbie Williams yang berhasil memuncaki tangga lagu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved