Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI pop/R&B asal Inggris, Morgan, membuka babak baru di 2025 lewat single My My My, yang dirilis melalui Red Bull Records. Lagu tersebut sudah tersedia di berbagai platform sekarang, sementara visualizer-nya dapat disaksikan di kanal YouTube resmi Morgan.
My My My menjadi langkah awal Morgan tahun ini, memperkenalkan nuansa segar sambil mempertahankan karakter musiknya yang menggabungkan elemen R&B dan pop.
Lagu ini menghadirkan atmosfer santai, dengan lirik yang bercerita tentang ketulusan mencintai meskipun tidak semua berjalan sesuai harapan.
Diproduseri oleh Blake Strauss (Blxst, Khalid, Duckwrth), Monro (Jhene Aiko, Sinead Harnett, Adekunle Gold), dan 808Bhav808 (Bea And Her Business), lagu ini dikemas dengan pendekatan produksi yang modern dan detail.
Lewat rilisan ini, Morgan menunjukkan kematangan dalam menulis lagu serta kemampuannya dalam membawakan karya secara ekspresif.
Mengenai proses kreatifnya, Morgan menyampaikan, "My My My mungkin salah satu lagu favoritku sejauh ini. Lagu ini bercerita tentang bertahan untuk orang yang kamu sayangi, dan memberikan segalanya meski situasinya jauh dari ideal. Suasananya tenang tapi tetap hangat—aku langsung merasa lagu ini punya makna khusus sejak ditulis beberapa bulan lalu di LA. Rasanya seperti menyetir malam-malam dengan jendela terbuka, larut dalam musik."
Tahun 2024 menjadi titik penting dalam perjalanan Morgan. EP keduanya, Emotional Gangster, yang dirilis lewat Red Bull Records, meraih sukses secara kritis dan komersial dengan lebih dari 4 juta streams serta respons positif dari berbagai pihak. Proyek berisi enam lagu ini menampilkan eksplorasi musikal Morgan yang memadukan unsur R&B, pop, dan dancehall secara mulus.
Beberapa single yang menonjol termasuk Bum Bum, lagu bernuansa karnaval yang mengadaptasi karya legendaris Bam Bam milik Sister Nancy.
Lagu ini mendapat sorotan dari media seperti Notion dan That Grapejuice, serta diputar di berbagai stasiun radio, seperti BBC Radio 1, 1Xtra, Kiss, Apple Music 1, dan Capital Xtra.
Kolaborasi dancehall Wheel Up bersama Byron Messia (dikenal lewat "Talibans") diperdengarkan untuk pertama kalinya sebagai lagu pilihan Target Embargo dari DJ Target di program BBC 1Xtra, dan berhasil menjadi Record of the Week versi Kaylee Golding, dan memuncaki daftar Track of the Week milik The Guardian.
Single utama dalam EP ini, Lost Myself (23), menampilkan sisi introspektif Morgan sebagai penulis lagu. Video klip bergaya VHS yang melengkapi perilisan lagu tersebut berhasil menyentuh banyak pendengar.
Dengan My My My, Morgan memperkuat pendekatannya pada musik pop R&B-nya lewat lagu yang terasa dekat dan mudah dinikmati. Rilisan ini menjadi pembuka dari rangkaian karya barunya yang siap hadir sepanjang tahun. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved