Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Indonesia berjudul Perang Kota dengan latar belakang tahun 1946 akan mengisi layar bioskop. Salah satu film yang disutradarai Mouly Surya itu siap tayang pada 30 April 2025.
Film Perang Kota menghadirkan para aktor dan aktris terkenal seperti Chicco Jerikho, Ariel Tatum, dan Jerome Kurnia.
Film persembahan Cinesurya, Starvision, dan Kaninga Pictures yang beradaptadi dari novel Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis ini akan menghadirkan kisah cinta segitiga di tengah kekacauan perang di kota Jakarta pascakemerdekaan Indonesia.
Sang sutradara, Mouly Surya, mengatakan film ini akan membawa para penonton ke mesin waktu saat Jakarta kembali diinvasi oleh Belanda pada 1946. Kisah ini juga akan mempertaruhkan kisah cinta, perjuangan, dan penghkianatan.
“Ide dasar film Perang Kota ini hadir, karena saya ingin menunjukkan kehidupan orang-orang-orang yang berada dalam masa peperangan. Gaya tahun 1946 juga ditampilkan dengan mendesain kota Jakarta yang tentunya kita tahu memiliki beragam gang-gang sempit. Ini menjadi seperti metafora bahwa pertarungan dan peperangan tak terjadi di jalan besar saja, tetapi lewat jalan-jalan kecil,” ujar Mouly, saat konferensi pers film Perang Kota, Senin (21/4) di Epicentrum XXI, Jakarta.
Sebelumnya, film ini sudah tayang pada 17 April 2025 di 3 negara yaitu Belgia, Belanda, dan Luksemburg. Film yang sudah tayang di berbagai bioskop Belanda itu akan menyajikan cerita Indonesia dengan perjuangan melawan tentara Belanda.
“Tanggal 17 April kemarin, film ini sudah tayang secara kormesil di Beligia, Belanda, dan Luksemburg. Ini menjadi penting karena setelah kami premiere Internasional di Rotterdam Film Festival sebagai closing film dengan membawa POV Indonesia tentang perjuangan di Tahun 1946. Kami berharap film ini akan dirilis secara Internasional,” ujar Produser film Perang Kota Fauzan Zidni.
Sementara itu, Chicco Jerikho, yang berperan sebagai Guru Isa, mengungkapkan karakter yang dia dalami memiliki dimensi berlapis. Pasalnya, Guru Isa harus menghadapi masalah impotensinya dan harus mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Untuk menghidupkan karakter Isa memang cukup melewati banyak pendekatan dengan berbaga macam cara, karena karakter Isa ini adalah salah satu karakter yang belum pernah saya sentuh sebelumnya dalam dunia keaktoran,” ujar Chicco Jerikho.
“Karakter Isa ini hidup pada saat Indonesia belum merdeka dengan memiliki banyak trauma dan masalah Imptensinya. Ia juga bukan hanya berjuang untuk kemerdekaan, tetapi juga berjuang untuk keluarganya dan juga berjuang bagaiman bertahan hidup di zaman yang tidak baik-baik saja,” sambungnya.
Dalam pembuatan film ini, Ariel Tatum, yang berperan sebagai Fatimah, juga memaknai bagaimana perjuangan Fatimah dengan kegundahan hatinya di 1946.
“Fatimah ini adalah sosok perempuan yang sangat kuat meskipun Perang Kota ini latar belakangnya adalah Indonesia pascakemerdekaan di 1946. Aku rasa ini masih sangat relevan di tahun ini ya, bagaimana resiliensi tangguh di tengah perang yang berkecamuk dan peperangan batinnya yang dirasakan itu menjadi hal yang bisa aku rasakan dan ada koneksi ketika aku membaca naskahnya,” ujar Ariel Tatum.
“Dalam mendalami peran ini, sebelum memasuki proses produksi, sekitar 4 bulan lebih kami bertiga hampir setiap hari bersama-sama sampai membuat sebuah skema dalam workshop tersebut. Untuk meghidupkan sebuah karakter, kami perlu beberapa prosedur seperti diskusi bagaimana kisah Fatimah dan Isa dalam dinamika pernikahan dan ini menghasilkan emosi-emosi yang tidak di verbalkan. Hal ini kami akhirnya menggali informasi peran yang kami mainkan,” sambung Ariel Tatum.
Para sutradara, produser, dan pemain berharap dengan hadirnya film Perang Kota ini bisa menampilkan bagaimana perjuangan masyarakat Indonesia pasca Kemerdekaan di tahun 1946 dan tentunya karakter-karakter yang diperankan oleh para aktor dan aktris bisa membawa suasana di tahun tersebut.
Film yang berlatar tahun 1946 ini, mengisahkan tentang Guru Isa (Chicco Jerikho) seorang pahlawan perang yang dipercayakan untuk menghabisi petinggi kolonial Belanda dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Bersama sahabatnya, Hazil (Jerome Kurnia) seorang pemuda kaya dan tampan memiliki ambisi untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.
Di satu sisi, bukan hanya permasalahan dalam menghabisi petinggi kolonial Belanda saja, Isa juga memiliki masalah di ranjang. Perkawinannya dengan Fatimah (Ariel Tatum). Isa juga harus menghadapi masalah trauma yang tidak ada ujungnya.
Bukan hanya menghadapi kisah cinta dan perjuangan saja, Isa juga harus menghadapi pengkhianatan sahabatnya sendiri yang diam-diam berselingkuh dengan sang istri.
Film ini akan menggambarkan bagaiman perjuangan Isa dalam menghadapi dinamika hubungan pernikahan dengan sang istri Fatimah serta harus menghadapi perlawanan dari pihak Belanda pasca kemerdekaan Indonesia. (Z-1)
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
Cerita berfokus pada Sarah (Revalina S Temat), yang awalnya menjalani hidup harmonis bersama suaminya, Satrio (Gunawan Sudrajat), dan putri remaja mereka, Laila (Annisa Kaila).
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Dalam film Penerbangan Terakhir, Jerome Kurnia berperan sebagai Deva, seorang pilot yang memiliki sisi gelap di balik seragamnya.
Ada sebuah pertanda yang menunjukkan keduanya (pilot dan pramugari) punya hubungan romantis di luar relasi profesionalisme kerja di atas udara.
Dunia perfilman Indonesia kembali menghadirkan sebuah kisah menarik dengan film Sampai Jumpa Selamat Tinggal, yang akan tayang pada 5 Juni 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved