Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS dan Pegiat Lingkungan Kawan Hiu Paus, Prilly Latuconsina, mengaku mempunyai keinginan untuk mengangkat keindahan laut Indonesia, khususnya Perairan Kaimana di Papua Barat lewat film yang berdurasi panjang.
"Sebenarnya kalau bisa memilih aku inginnya benar-benar membuat film panjang soal laut ya, dokumen terpanjang atau ya cerita fiksi tapi kita mengangkat pariwisata Indonesia," kata Prilly, dikutip Rabu (26/2).
Prilly mengatakan wisata laut di Indonesia memiliki keindahan yang amat menarik untuk digali oleh para wisatawan. Keindahan itu tidak cukup apabila hanya dibahas dalam dokumenter pendek saja.
Meski demikian, Prilly menyadari untuk membuat film dibutuhkan proses yang benar-benar panjang. Belum lagi harus memakai kamera yang menunjang kualitas dan nyaman ditonton oleh masyarakat.
"Makanya untuk waktu yang aku punya, waktu yang sangat singkat ini bagaimana kita memaksimalkan produksinya, yang paling memungkinkan adalah dokumen terpendek," kata dia.
Ia mengatakan waktu untuk menggarap dokumenter berdurasi 17 menit tentang Perairan Kaimana bersama Konservasi Indonesia itu dilakukan pada 2024, ketika dirinya sedang sibuk mengatur Festival Film Indonesia (FFI).
Dengan masa produksi selama satu minggu dan tidak memerlukan alat-alat yang berat, Prilly berusaha semaksimal mungkin menuangkan keinginannya itu ke dalam dokumenter.
Menurut Prilly, minat masyarakat untuk menonton film dokumenter masih tinggi. Potensi tersebut dimanfaatkan olehnya untuk menyelipkan pesan yang mengajak anak muda lebih mencintai keindahan alam Indonesia serta mengajak untuk menjaga kelestariannya.
"Kita harus mengemas film dokumen terpendeknya secara menyenangkan, yang orang itu enggak bosan nontonnya. Enggak terkesan mengajarkan tapi lebih kayak menarik mereka untuk ikut bertualang bersama kita," kata Prilly.
Prilly berharap dokumenter pendek yang ia bawakan itu dapat ditonton oleh banyak orang, sehingga akan lebih banyak lagi pihak yang tertarik untuk mengadaptasi gaya hidup yang ramah lingkungan.
"Tapi selain banyak ketika orang menonton dokumen terpendek ini langsung ada aksi yang ingin mereka lakukan. Misalnya jadi tertarik untuk menjaga lingkungan. Tertarik untuk mengadaptasi gaya hidup ramah lingkungan, tertarik untuk liburan di Indonesia dulu begitu, baru di luar negeri atau tertarik ambil diving license supaya bisa ikut menikmati keindahan laut Indonesia," pungkas Prilly. (Ant/Z-1)
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
Analisis 10.000 autopsi satwa laut menunjukkan seberapa sedikit plastik yang dapat mematikan seabird, mamalia laut, dan penyu.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved