Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEBRITAS Katie Thurston, awalnya, tidak percaya ketika mengetahui dirinya didiagnosis mengidap kanker payudara. Hal itu diungkapkannya melalui unggahan di akun Instagramnya. Awalnya, ia merasa ada benjolan kecil di sekitar payudaranya.
"Saya menemukannya sendiri. Awalnya saya mengira itu hanya efek dari siklus menstruasi atau mungkin nyeri otot akibat berolahraga. Namun, lama-kelamaan benjolan itu tidak juga hilang,” kata Thurston.
Thurston mengungkapkan, sebelumnya, ia pernah memiliki kista jinak di payudara yang sama, yang terasa serupa dengan benjolan ini.
“Saya pikir mungkin ini hanya kista yang sama muncul kembali. Saya pergi ke dokter dengan keyakinan bahwa itu bukan sesuatu yang serius. Ternyata saya salah,” jelasnya.
Mantan bintang The Bachelorette itu juga menjelaskan benjolan yang ia rasakan kali ini terasa nyeri. Ia pun mencari tahu, dan sebagian besar situs medis yang dibacanya menyatakan bahwa kanker payudara biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Hal itulah yang kemudian membuatnya menunda untuk memeriksakan diri ke dokter.
“Saya pikir ini hanya gejala PMS atau efek olahraga. Kista jinak saya yang pertama terasa seperti kacang polong atau marmer—keras dan tidak alami, tetapi tidak menyebabkan rasa tidak nyaman. Namun, benjolan kedua ini terasa lebih besar. Awalnya rasa sakitnya datang dan pergi, tetapi setelah 3-4 bulan tanpa perubahan, saya mulai khawatir dan memeriksakannya ke dokter,” beber dia.
Ketika memeriksakan diri, Thurston menjalani pemeriksaan USG payudara serta mamografi pertamanya. Kemudian ia pun harus menjalani beberapa biopsi. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sel kanker, meskipun tahapannya masih belum diketahui.
Saat ini, Thurston mengaku tengah bersiap menghadapi berbagai pengobatan yang mungkin akan dilakukannya ke depan.
Ia pun mencari tahu terkait dengan asuransi kesehatan di New York. Selain itu, dirinya juga telah menjadwalkan janji temu untuk biospi lainnya, konsultasi kesuburan, kesehatan mental, operasi, serta pertemuan dengan tim medis untuk membahas rencana perawatan, termasuk kemoterapi.
"Saya belum tahu urutannya. Kesuburan saya akan terpengaruh oleh kemoterapi. Saya akan berkonsultasi dengan dokter kesuburan terlebih dahulu untuk membekukan sel telur saya sebelum memulai perawatan,” pungkas dia. (Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Gaya hidup berpengaruh terhadap risiko kanker payudara karena penyakit ini berkaitan erat dengan faktor hormonal.
Peneliti Universitas Jenewa mengungkap bagaimana tumor memprogram ulang neutrofil, sel pertahanan utama tubuh, menjadi pemicu pertumbuhan kanker melalui molekul CCL3.
Saat ini, sekitar 30% kasus kanker usus besar di tanah air diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun, sebuah angka yang jauh melampaui statistik di negara-negara maju.
Berbeda dengan herediter, kanker familia terjadi bukan karena mutasi gen, melainkan karena anggota keluarga hidup dalam satu ekosistem yang sama.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
KECANTIKAN sejati bagi seorang wanita sering kali didefinisikan melalui pantulan cermin. Namun, esensi sebenarnya terletak pada pancaran empati dan kekuatan dari dalam hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved