Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND Indiepop asal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sunwich memulai 2025 dengan kabar bahagia, karena akan menjalani tur ke beberapa kota di Jepang, dimulai dari undangan tampil di Music Lane Festival di Okinawa.
Sang Vokalis, Aliefa Agustine, atau yang akrab disapa Fia, bercerita soal persiapan tur yang akan mereka jalani.
"Ketika Terao, Label Vinyl kita bilang, Ayo dong main di sini, sekalian promosi Vinyl dan album kalian. Terus kita langsung mengiyakan dan seneng banget dengan ajakannya," kata Aliefa dalam keterangan tertulis, Selasa (14/1).
Melalui SRM Bookings & Services, Booking Agent mereka, Sunwich berhasil mendapatkan slot di festival tersebut, setelah Ryuji Noda, Direktur Festival Music Lane menerima materi album pertama mereka, Apophenia, tahun lalu.
"Jujur gak pernah kepikiran bisa main bikin Tur Jepang ini. Dari yang awalnya dulu kita band regis (band yang harus daftar dulu kalau mau
tampil) sampai bisa main di luar negeri, rasanya sulit dipercaya!," ujar Pemain Bas Raflie 'Ibek'.
Selain itu, Rifki Handani, atau yang akrab disapa Jibon, juga bercerita, kalau ini adalah kesempatan yang keempat kalinya mereka tampil di luar negeri.
Sebelumnya, mereka pernah tampil di acara bergengsi Formula 1 di Singapura (2023), Moonsoon Festival di Hanoi Vietnam (2023) dan Gig Tabik! di Bangkok (2023).
Sunwich juga pernah tampil online di program Rockin' the Region, Esplanade Singapura (2021) dan AXEAN Festival (2021).
Sunwich akan tampil di empat Kota di Jepang, yaitu di Okinawa, Tokyo, Nagoya, dan Kyoto.
Setelah tampil di Music Lane Okinawa pada 19 Januari, mereka akan tampil dua kali berturut turut, 21 dan 22 Januari di venue milik Big Romantic, Moon Romantic di daerah Aoyama, Tokyo.
Lalu setelahnya mereka mengunjungi Nagoya dan tampil di KD Japon, Nagoya pada 23 Januari. Tur mereka diakhiri di Kota Kyoto di Urban Guild pada 24 Januari.
Sang Vokalis Fia juga dijadwalkan ikut dalam program Co-writing Camp di Music Lane Okinawa, bersama musisi dari Indonesia lainnya seperti Littlefingers dan Dhira Bongs.
Sunwich, yang terbentuk pada 2019, beranggotakan Aliefa Agustine pada vokal, Raflie Arbiantara pada Bas, Hafiz Alfaiz dan Mahandhika Irsyam pada Gitar serta Rifki Handani pada Drum.
Sunwich merilis debut Album Apophenia pada 23 Februari 2024, melalui Demajors Records.
Mereka merilis album ini setelah perjalanan bermusik selama 5 tahun, dan sempat merilis mini album Storage pada 2020 serta beberapa single sebelumnya.
Album ini berisi 10 trek dengan beberapa single seperti The Bended Man (2022) dan False Expectation (2023).
Gayung bersambut, album ini langsung mencuri perhatian dari salah satu label independent ternama di Jepang, Big Romantic Records.
Melalui Terao Budha, sang Pemilik label, Sunwich mendapatkan kesempatan untuk merilis Album ini dalam format Piringan Hitam.
Album ini dirilis sebanyak 400 keping pada Juli 2024 lalu. Dan setelah tahu kalau Sunwich akan tampil di Music Lane Okinawa, Terao mengajak Sunwich untuk mempromosikan album ini di beberapa kota di Jepang, Januari 2025. (Ant/Z-1)
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Diboyong oleh Singapore Street Festival yang bekerja sama dengan 54 Entertainment, konser ini menawarkan cara baru menikmati petualangan pertama Harry Potter di layar lebar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved