Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dark pop Riani Sovana merilis video musik untuk single Cenayang pada Jumat (6/12).
Mendapuk Faozan Rizal sebagai sutradara, kolaborasi Faozan-Sovana cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Faozan Rizal merupakan sinematografer senior dan juga sutradara film Habibie & Ainun dan Abracadabra.
Ketertarikan Faozan pada lagu Cenayang dan kesamaan minat pada dark circus menjadi penyebab kolaborasi mereka.
“Jenis musik dan lirik Riani Sovana di lagu Cenayang jarang banget di Indonesia. Kita kekurangan yang seperti ini. Nuansa broken dream seperti ini belum pernah saya dengar sebelumnya di Indonesia. Kebetulan tema tarot dan surealisme yang ada di bayangan saya, Sovana suka juga,” jelas Faozan.
Tidak sembarangan mengangkat tema tarot, Riani Sovana berkonsultasi dengan Terry Endropoetro, seorang pembaca Tarot profesional.
“Saya nggak mungkin berani merilis video musik bertema tarot tanpa riset. Maka itu, saya berkonsultasi dengan ahlinya, menanyakan kartu mana saja yang cocok dengan lirik dan cerita lagu Cenayang—sekaligus mempelajari gestur pembaca tarot untuk referensi akting saya sebagai madam tarot,” cerita Sovana.
Sovana, belakangan ini, kerap mengikuti kelas akting seperti di Bengkel Akting Kuma dan Kelas Akting Rukman Rosadi.
“Saya merasa butuh belajar akting untuk bisa menyajikan bentuk yang lebih beragam dalam berkarya, selain juga untuk mengasah rasa setelah beberapa waktu mematikannya sebagai pertahanan diri dari ujian kehidupan,” ungkap Sovana.
Semakin menarik, terdapat aksi akrobatik pada video musik Cenayang. Mulai dari aksi penyembur api, berdiri di atas kursi miring, dan lainnya. Tentunya semua itu dilakukan oleh profesional, telah melalui proses uji coba, serta didampingi safety crew.
Dicky Pardosi, yang menjadi lawan main Sovana, merupakan aktor sekaligus atlet profesional Muay Thai sehingga kemampuan fisiknya terlatih untuk melakukan aksi akrobatik tersebut.
Sedangkan artisiknya ditangani Deki Yudhanto—pengarah artistik nominator Festival Film Indonesia 2020, sehingga feel video musik Cenayang semakin seperti menonton film.
Selain sebagai penyanyi dan pencipta lagu, Riani Sovana juga bertindak sebagai produser video musik Cenayang, didukung Rima Mariana yang sebelumnya menyutradarai salah satu video musik Sovana, kali ini sebagai produser lini sekaligus fotografer.
“Cita-cita saya ingin menjadi seniman dalam berbagai medium, baik di depan maupun belakang layar. Saya terbuka untuk semua kemungkinan,” tutup Sovana.
Video Musik Cenayang dapat disaksikan di Youtube channel Riani Sovana. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved