Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik Maliq & D'Essentials telah melengkapi single ketiga mereka, yang berjudul Begini Begitu dengan video musik yang menampilkan aktor muda Angga Yunanda danShenina Cinnamon serta band metal Avhath.
"Untuk semua yang lagi Begini Begitu, atau berharapnya Begini tapi kenyataannya Begitu, selamat menikmati MV terbaru Maliq & D'Essentials bersama Angga Yunanda, Shenina Cinnamon, dan Avhath," ungkap grup musik itu dalam siaran pers, dikutip Senin (9/12).
Video musik lagu Begini Begitu dari album Can Machines Fall in Love? sudah dapat disaksikan di kanal YouTube Maliq & D'Essentials.
Sebelumnya, video musik lagu itu ditayangkan secara eksklusif dalam konser tunggal grup untuk mendukung peluncuran album Can Machines Fall in Love? di Makassar, Bali, Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung.
Maliq & D'Essentials bahkan memberikan kejutan kepada para penggemar dengan membawakan lagu Begini Begitu bersama pemeran video musiknya, Angga Yunanda, dalam konser di Yogyakarta.
Setelah menyelesaikan konser di lima kota di Indonesia, grup band berusia 22 tahun itu akan mengadakan konser Can Machines Fall in
Love? di Kota Kuala Lumpur, Malaysia, pada 29 Desember 2024.
Maliq & D'Essentials beranggotakan Angga, Indah, Widi, Jawa, Ilman, dan Lale.
Dalam konser tunggal mereka, Maliq & D'Essentials menampilkan Kamga, Menuk, dan Meilita sebagai penyanyi latar, Rejoz sebagai pemain perkusi, Jordy sebagai pemain terompet, dan Ivan sebagai synthesizer.
Album Can Machines Fall in Love? dari Maliq & D'Essentials sudah diputar lebih dari 120,3 juta kali di Spotify.
Single berjudul Kita Bikin Romantis sudah diputar 44 juta kali, Aduh diputar 51 juta kali, dan Begini Begitu diputar 20 juta kali di platform
pemutaran musik digital tersebut. (Ant/Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Narasi dalam lagu Angin Malam milik Orkes Bada Isya berangkat dari potret sederhana sepasang kekasih yang mulai menyadari adanya absurditas dalam hubungan mereka.
Sabrina Carpenter bercerita tentang insiden jatuh ke kaktus saat syuting video musik "Manchild", yang kini membawanya meraih enam nominasi Grammy, termasuk kategori Best Music Video.
Video musik Santa Calus Is Comin' to Town menampilkan sentuhan magis dengan karakter utama Laufey dan kelinci kesayangannya, Mei Mei The Bunny yang menantikan kedatangan Sinterklas.
Konsep MV Bertemu 5000 Detik milik Titi DJ dan Thomas Djorghi berangkat dari ide sederhana tentang ajakan bertemu teman dan menikmati makanan bersama.
Video musik Mau Jadi Apa? memanfaatkan set area sawah sebagai salah satu latarnya dan memberikan visual yang menarik dengan berbagai elemen kejutan.
Band rock Jepang Radwimps merilis video klip untuk Hitsu Zetsu, salah satu lagu dari album terbaru mereka,Anew, yang sekarang sudah bisa didengarkan di seluruh dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved