Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MOCCA akan menggelar pertunjukan intim dengan tema MOCCA 25 ANNIVERSARY: HOMECOMING, Minggu (17/11) di Auditorium IFI (Institute Francais Indonesia), Jalan Purnawarman Bandung.
Dua puluh lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk berkarya. Seiring perjalanannya, banyak hal yang mengelilingi karya tersebut tumbuh bersama. Beragam peristiwa suka dan duka menjadi bagian dalam karya tersebut. Hal ini juga terjadi di Mocca.
Seperti layaknya remaja yang sudah berpetualang, ada rasa rindu untuk pulang ke kota kelahiran mereka yaitu kota Bandung. Ini menjadi momen yang sangat spesial bagi Riko (gitaris), Arina (vokalis), Toma (bassis), dan Indra (drummer) untuk merefleksikan perjalanan musik mereka dan membagikan cerita itu kepada Mocca Friends, sebutan untuk fans Mocca.
"Banyak cerita dan peristiwa yang kami alami bersama di Mocca. Tak hanya personel, tapi orang-orang di sekitar kami atau kalian yang terpapar dengan lagu-lagu Mocca di berbagai momen. Kami ingin kembali ke Bandung menapaki kembali jejak perjalanan sambil merayakan bersama-sama dalam sebuah konser yang intim," ungkap Arina dari siaran pers, dikutip Kamis (14/11).
Pertunjukan intim ini nantinya akan berdurasi kurang lebih tiga jam, dan akan memainkan sejumlah lagu dari album Mocca selama 25 tahun mereka berkarya yang jarang dimainkan di panggung-panggung biasanya.
Pemilihan Auditorium IFI Bandung sebagai venue konser dirasa sangat sesuai dilihat dari aspek kapasitas, sistem tata suara, serta jangkauan. Hal inilah yang menjadi ciri khas Mocca dari segi jangkauan, yaitu kedekatan dengan para fans saat mereka sedang tampil di atas panggung.
Selanjutnya, Mocca juga mengajak Drizzly, band dream pop asal Sidoarjo, Jawa Timur yang akan turut tampil sebagai opener konser "25 tahun Mocca: Homecoming".
Drizzly merupakan band di bawah naungan Sun Eater yang beranggotakan Amanda (vokal), Della (drum), Moza (bass), dan Faye pada (gitar). Mereka juga pernah merilis single bertajuk "I Would Never..." yang merupakan karya original dari Mocca. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
King Nassar mengungkapkan bahwa dirinya menargetkan penurunan berat badan sebanyak 10 kilogram demi mendukung aksi panggungnya yang dikenal sangat energik.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved