Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISTO Immanuel, aktor serba bisa yang dikenal karena kemampuan uniknya dalam mengolah suara dan improvisasi, kembali mencuri perhatian di film terbarunya, My Annoying Brother.
Di luar naskah yang telah didiskusikan, Kristo menambahkan beberapa adegan spontan yang memancing tawa dan bahkan merekam lagu secara dadakan selama proses syuting untuk adegan tertentu.
Langkah ini tidak hanya mengejutkan kru, tapi juga memberikan warna baru pada film yang awalnya tidak direncanakan untuk memiliki elemen komedi tambahan.
“Awalnya tidak ada rencana untuk menambah adegan ini atau lagu baru, tapi suasana di lokasi syuting begitu menyenangkan. Saya hanya ingin mencoba sesuatu yang berbeda, dan untungnya, tim produksi menyukainya,” ujar Kristo saat konferensi pers yang digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/10).
Kreativitas Kristo tidak terbatas hanya pada dialog, tetapi juga mencakup penciptaan lagu spontan. Ia menjelaskan inspirasi untuk lagu tersebut datang begitu saja di lokasi syuting.
Lagu tersebut langsung direkam dengan aplikasi alat perekam di ponselnya tanpa persiapan panjang tetapi berhasil menambah humor yang segar dan relevan dengan cerita film.
Meski dikenal sebagai aktor komedi yang lihai, Kristo menyatakan improvisasi bukan semata-mata soal humor, tetapi lebih kepada eksplorasi karakter.
Di film My Annoying Brother, hubungan antara kakak-adik menjadi inti cerita, dan improvisasi membantu memperkuat dinamika itu. Menurutnya terkadang, improvisasi membantu menemukan sisi lain dari karakter yang sebelumnya tidak dilihat.
Improvisasi yang dilakukan Kristo juga tidak hanya memberikan hiburan bagi penonton, tetapi juga membuat suasana di lokasi syuting lebih hidup.
Beberapa pemain lain mengakui mereka terkejut dan tidak jarang tertawa saat Kristo tiba-tiba mengubah suasana adegan menjadi lebih lucu.
Selain kemampuannya dalam improvisasi, Kristo juga dikenal karena kecerdasannya pandai dalam meniru suara seseorang. Dalam film ini, ia juga merasa perlu untuk menambahkan skillnya untuk membumbui adegan humor pada film My Annoying Brother.
Para penggemar yang telah menantikan film ini yang akan segera tayang pada bulan Oktober ini, kini semakin penasaran untuk melihat hasil improvisasi Kristo di layar lebar.
Kristo berhasil memberikan sentuhan personalnya yang membuat setiap adegan lebih berwarna dan tak monoton. (Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved