Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GIRING Ganesha kembali lagi ke panggung musik tanah air, kali ini sebagai penyanyi solo. Melihat banyaknya solois ternama yang sudah eksis, Giring mengaku dirinya akan mengembangkan dirinya secara terus-menerus.
Mantan vokalis grup band Nidji itu akhirnya kembali lagi ke panggung musik Indonesia setelah kurang lebih tujuh tahun lamanya berada di dunia politik. Keputusan tersebut ia lakukan karena kerinduannya akan panggung yang telah membesarkan namanya itu.
Kembalinya pria kelahiran 1983 itu ke dunia musik ditandai dengan mini album Serigala yang dirilisnya bersama Musica Studios. Album tersebut merupakan album perdananya sebagai solois.
Baca juga : Kembali ke Dunia Musik, Giring Ganesha: Ada Rasa Rindu Menciptakan Sesuatu
Menjadi solois baru di Indonesia, Giring tidak memungkiri banyak solois di industri musik tanah air sekarang ini memiliki kualitas yang bagus.
“Sekarang solois-solois itu luar biasa ya. Ada satu solois yang menurut saya, saya sampe ikut manggil dia lord, Lord Caknan. Luar biasa,” ungkap Giring saat konferensi pers perilisian mini album Serigala di HW Superhouse Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/9).
Menghadapi persaingan itu, Giring mengaku dirinya harus memiliki cara agar dapat bersaing dengan solois lain yang sudah memiliki nama di panggung musik tanah air. Salah satunya adalah dengan meng-upgrade dirinya.
Baca juga : eaJ Rilis EP When the Rain Stopped Folowing Me
“Saya sekarang jadi ngerasa, bahwa saya harus mulai meng-upgrade diri saya dong, ya kan," tegasnya.
Giring menambahkan, dalam upaya meng-upgrade dirinya, dia melakukan beberapa cara, yaitu kembangkan teknik bernyanyi, teknik perform, sampai bentuk badan.
“Upgradenya dimana? Ya harus mulai mengembangkan cara saya nyanyi, cara saya perform, ngurusin badan. Ya jelas tantangannya memang besar,” tutur Giring.
Pelantun lagu Laskar Pelangi itu menambahkan ia akan terus belajar untuk menaikan level dirinya, meskipun di usia yang tidak muda lagi.
“Jadi ya kalau sekarang, saya kerjanya terus belajar dan belajar lagi, karena umur nggak bohong ya, mumpung stamina masih oke, rambut sudah mulai membontak menipis, tapi Insya Allah, kalau saya ingin menaikan level diri saya teruslah,” pungkas Giring. (Z-1)
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Rencananya, konser LUX NOVA dari KLa Project akan dihelat pada 7 Februari 2026 di Balai Sarbini, Jakarta Pusat.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Album Ruang Lintas Rasa dari Repartere merangkum sembilan trek yang merefleksikan pertumbuhan para personelnya.
Steel Haze membawa identitas musik yang agresif, memadukan semangat hardcore era 2000-an dengan sentuhan riff modern yang tajam.
Melalui EP Kalopsia, White Chambers menawarkan sebuah perjalanan audio yang berani menabrak batasan norma musik konvensional.
Mini album Starducc ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi internasional mereka setelah sebelumnya sukses memperkenalkan dua single berjudul Hujan Poyan dan Garis Edar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved