Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI September ini, Jaz kembali siap menghibur para pencinta musik dengan single barunya, Boleh Merindu. Dirilis pada hari ini, Jumat (6/9), lagu ini diciptakan Aldi Nada Permana.
Ini bukan kali pertama Jaz bekerja sama dengan musisi kelahiran Sukabumi tersebut karena Aldi turut andil dalam beberapa lagu di album Sinergi (2021) dan Transisi (2022).
Karena itu, menurut Jaz, Aldi sudah paham dengan gaya Jaz dalam bermusik sehingga lahirlah Boleh Merindu.
Baca juga : Idgitaf Rilis Single Berakhir di Aku, Soundtrack Film Home Sweet Loan
“Lagu ini sebenarnya bisa dibilang masih memiliki nuansa yang tidak jauh dari laguku sebelumnya. Namun, secara genre, lagu ini terasa baru bagiku karena memiliki nuansa akustik dengan musik mid-tempo. Kalau digambarkan, lagu ini seperti Kasmaran, tapi versi yang lebih dewasa,” jelas Jaz.
Sesuai dengan judulnya, lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang rindu dengan pasangannya.
Menurut Jaz, sejak mendengar pertama kali demo Boleh Merindu, ia sudah langsung suka dengan melodi dan liriknya.
Baca juga : RAN Rilis Double Single
“Aku selalu memilih lagu sesuai selera. Jadi, saat mendengar demo, aku akan melihat bagian mana yang aku suka dan langsung nyantol di telinga, serta apakah liriknya relate. Di lagu ini, lirik yang ditulis Aldi tidak puitis, tapi lebih ke bahasa sehari-hari. Itu salah satu keunikan dari Boleh Merindu yang langsung membuatku yakin untuk memilihnya sebagai single terbaru,” ungkap Jaz.
Dikerjakan secara langsung dan online membuat proses pembuatan Boleh Merindu tidak memakan waktu lama. Take vocal pun hanya dilakukan lebih kurang satu hari oleh Jaz.
Selain sudah familiar dengan karya Aldi dan merupakan kolaborasi mereka yang kesekian kalinya, saat rekaman pun Jaz dibantu penyanyi Bowo Soulmate yang menjadi pengarah vokal.
Baca juga : Hadir dengan Nuansa Akustik, ELBYTRI Rilis Single Semesta Cinta
“Bekerja sama dengan Bowo selalu menyenangkan karena selain mengarahkan vokal, dia juga pencipta lagu sehingga proses rekaman single terbaruku ini berjalan lancar. Bowo paham vibe seperti apa yang cocok untuk single ini dan bagaimana agar suaraku sesuai dengan nuansa yang ingin dihadirkan,” kata Jaz.
Dengan lirik yang seperti bercerita (story telling) dan menggunakan bahasa sehari-hari, dan bukan yang puitis, Jaz berharap Boleh Merindu mendapat sambutan positif, seperti lagu-lagu yang sudah ia rilis sebelumnya.
“Tentunya, aku ingin lagu ini bisa mewakili perasaan orang-orang di luar sana yang sedang rindu, bukan hanya kepada pasangan, tapi juga keluarga. Tinggal atau bekerja di tempat yang jauh tentunya akan membawa rasa rindu yang mendalam terhadap orang yang kita sayang dan lagu ini bisa menjadi “teman” di saat perasaan itu datang,” ujar Jaz.
Baca juga : Bennett AK Comeback Lewat Single Too Slow
Sedikit bocoran dari Jaz, Boleh Merindu akan menjadi satu dari sembilan track di album terbarunya berjudul Pesan Cinta yang akan dirilis, November mendatang.
“Untuk saat ini, yang bisa aku sampaikan adalah bahwa proses pengerjaannya cukup cepat. Aku harap semua berjalan lancar sampai saat rilis di bulan November nanti. Di album ini, aku akan melakukan banyak eksplorasi dan mencoba hal-hal baru. Biasanya, aku bernyanyi dengan genre pop, tapi kali ini, aku akan menghadirkan lagu ballad dan juga berkolaborasi. Seperti apa hasilnya? Tunggu saja pada November,” tutup Jaz.
Single terbaru Jaz, Boleh Merindu, bisa didengar di platform musik digital mulai hari ini, Jumat (6/9). (Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved