Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI sukses tayang di Indonesia, film dokumenter 'All Access to Rossa 25 Shining Years' akan melanjutkan perjalanannya ke Malaysia dan Singapura. Film tersebut akan tayang di dua negara itu mulai September 2024.
Sejak tayang pada 1 Agustus 2024, film All Access to Rossa 25 Shining Years tercatat sebagai salah satu film dokumenter dengan jumlah penonton yang banyak dan masa tayang yang panjang di jaringan bioskop. Film itu sukses dengan raihan 64.731 penonton di bioskop.
“Rasanya sangat terharu sekali perjalanan film saya bukan saja bisa dinikmati penonton di Indonesia, namun juga sampai ke Malaysia dan Singapura. Semoga mendapat sambutan hangat, dan penonton di dua negara tersebut bisa lebih mengenal saya bukan saja lewat aksi di atas panggung, tetapi secara utuh tentang perjalanan saya selama ini,” kata Rossa dalam siaran pers, Kamis (5/9).
Baca juga : Rossa Rilis Film Dokumenter 25 Tahun Perjalanan Bermusik
Film ini memperlihatkan Rossa sebagai sosok yang juga memiliki berbagai ketidaksempurnaan di balik status diva dan penyanyi legendaris Indonesia. Pun menampilkan daya kreatifnya dalam dunia tarik suara yang tak pernah berhenti hingga 25 tahun berkarier.
Drama keluarga, serta kisah-kisah dari orang terdekatnya akan terungkap di film ini. Produser eksekutif “All Access to Rossa 25 Shining Years” Irwan D. Mussry mengatakan membawa film ini ke panggung internasional menjadi apresiasi bagi sosok besar sang Queen Pop of Indonesia.
“Harapannya, ketika film dokumenter ini ditayangkan di Malaysia dan Singapura, juga dapat menginspirasi penonton, memberikan penghargaan yang tinggi kepada Rossa atas pencapaiannya, serta membuka jalan bagi lebih banyak karya-karya film dokumenter Indonesia yang dapat dinikmati di luar negeri,” ucap Irwan.
All Access to Rossa 25 Shining Years merupakan film persembahan Time International Films, diproduksi Inspire Pictures bersama Sinemaku Pictures dan disutradarai Ani Ema Susanti. Selain menjadi bintang utama, Rossa juga turut menjadi produser eksekutif pada film ini.(M-3)
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Duber Musin bangga atas penayangan film dokumenter Bali Île de Merveilles (Bali, Pulau Keajaiban).
PROGRAM Titik Temu Jakarta 500 kembali menghadirkan momen hangat bagi warga Jakarta.
DIREKTORAT Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan para pemenang Kompetisi Film Islami Tingkat Nasional 2025.
Film Raminten Universe: Life is a Cabaret mengangkat sosok Kanjeng Hamzah Sulaiman, pendiri Raminten Cabaret, yang dikenal melalui karyanya dalam seni pertunjukan di Yogyakarta.
"Melalui Raminten, kita belajar bahwa ketulusan dan penerimaan terhadap perbedaan dapat tumbuh menjadi kekuatan yang memperkuat rasa kemanusiaan."
Film dokumenter The Kinds in the Crowd mengisahkan perjalanan karier Simple Plan selama 25 tahun sebagai band punk rock.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved