Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Titik Temu Jakarta 500 kembali menghadirkan momen hangat bagi warga Jakarta. Kali ini, Bappeda dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bersama jejaring komunitas warga menggelar Nonton Bareng dan Diskusi Film Cerita Warga di Teater Salihara, Selasa (25/11).
Acara ini bukan sekadar pemutaran film, tetapi juga perayaan kolaborasi warga dari berbagai penjuru kota dalam merangkai kisah tentang lingkungan mereka sendiri.
Sebanyak 18 film pendek dan 56 konten media sosial karya warga dari enam kelurahan yaitu Lenteng Agung, Cempaka Putih Timur, Duri Kepa, Marunda, Cipinang Besar Utara, dan Pulau Panggang, ditayangkan di acara tersebut.
Pemutaran film dilakukan setelah para warga menjalani proses pelatihan intensif sepanjang Oktober hingga November 2025.
Program ini menegaskan kembali bahwa warga adalah pengisah utama yang paling memahami dinamika sosial dan budaya tempat tinggal mereka, sekaligus bagian penting dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota yang berkembang lewat partisipasi dan kreativitas bersama.
Sebelum film dan konten medsos yang ditayangkan di Salihara, para warga mendapatkan berbagai pelatihan dan edukasi terlebih dahulu. Apa saja? Simak sebagai berikut, seperti dilansir dari siaran pers yang diterima Media Indonesia, Selasa (25/11).
1. Pelumbungan
Perjalanan menuju layar Salihara dimulai dari proses “pelumbungan” yaitu sebuah rangkaian aktivitas ketika warga membaca ulang lingkungan sekitarnya, menggali pengetahuan lokal, memetakan isu-isu penting, lalu merumuskan cerita bersama.
2. Proses Produksi
Proses ini kemudian berkembang menjadi produksi kolektif seperti menulis skenario, mengambil gambar dengan perangkat sederhana seperti gawai, hingga menyusun alur cerita.
3. Pendampingan
Proses pendampingan produksi menghubungkan warga dengan metode kerja yang baku dalam dunia produksi film. Mulai dari penulisan, pengambilan gambar, hingga penyusunan gambar di editing.
4. Dipamerkan di Mini Festival
Hasil karya mereka lebih dulu dipamerkan dalam Mini Festival yang digelar serentak di enam kelurahan pada 22–23 November 2025. Setelah itu, semuanya bertemu dalam ruang apresiasi bersama di Teater Salihara pada 25 November 2025.
5. Penayangan
Malam nonton bareng di Salihara menjadi momen puncak yang mempertemukan para pembuat film warga, pegiat kreatif, perangkat kelurahan, publik, hingga Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Tayangan-tayangan yang tampil malam itu memicu diskusi tentang pentingnya menempatkan warga sebagai penghasil pengetahuan dan narasi budaya kota.
Obrolan juga berkembang ke arah yang lebih luas seperti bagaimana pengalaman warga dapat memperkaya ekosistem kreatif Jakarta dan mendukung inisiatif Jakarta Kota Sinema yang tengah dirintis pemerintah provinsi.
Kehadiran karya-karya warga ini memperlihatkan bahwa film dan konten komunitas bukan hanya medium ekspresi, tetapi juga wahana demokratisasi budaya yaitu ruang bertukar cerita yang menyambungkan komunitas dan para pemangku kepentingan.
Melalui Titik Temu Jakarta 500, semakin jelas bahwa masa depan sinema Jakarta bisa tumbuh dari ruang-ruang kecil yang dikelola bersama dan penuh semangat gotong royong. Gagasan tentang Jakarta sebagai Kota Sinema berbasis warga kini mulai menjelma menjadi praktik nyata yang terus diperkuat lewat publikasi dan kreativitas warga dari hari ke hari. (Nas/M-3)
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
USAI membintangi video musik Memori Baik milik Sheila On 7, kini komika Bintang Emon dan aktris Rachel Amanda kembali berduet di film layar lebar terbaru berjudul Suka Duka Tawa.
Film tersebut mengikuti kisah Nia, mahasiswi baru jurusan teknik yang harus menghadapi tugas akademis, pekerjaan, dan distraksi media sosial hingga membuatnya tenggelam dalam tekanan
HARI Kebaya Nasional diperingati setiap 24 Juli dan telah ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden No. 19 Tahun 2023. Film #KitaBerkebaya
Film pendek tentang kebaya itu dibintangi sederet aktris ternama Indonesia yang kerap menggunakan kebaya dalam berbagai kegiatan.
Duber Musin bangga atas penayangan film dokumenter Bali Île de Merveilles (Bali, Pulau Keajaiban).
DIREKTORAT Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan para pemenang Kompetisi Film Islami Tingkat Nasional 2025.
Film Raminten Universe: Life is a Cabaret mengangkat sosok Kanjeng Hamzah Sulaiman, pendiri Raminten Cabaret, yang dikenal melalui karyanya dalam seni pertunjukan di Yogyakarta.
"Melalui Raminten, kita belajar bahwa ketulusan dan penerimaan terhadap perbedaan dapat tumbuh menjadi kekuatan yang memperkuat rasa kemanusiaan."
Film dokumenter The Kinds in the Crowd mengisahkan perjalanan karier Simple Plan selama 25 tahun sebagai band punk rock.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved