Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENUJU 5 tahun sejak perilisan EP Big Eyeglasses dan satu minggu setelah pengumuman keluarnya Bagus, sang gitaris, Geeks on Gig merilis Fase Berganti, yang merupakan versi Bahasa Indonesia dari Fragile.
Tidak hanya menerjemahkan lirik, Geeks on Gig juga turut berkolaborasi dengan Yanuar Rizky dari Undelayed untuk memperkaya warna dari lagu ini.
"Kami pernah membuat versi akustik dari lagu kami untuk menjangkau teman-teman yang merasa musik kami 'bising'. Kali ini, kami ingin mencoba menjangkau teman-teman yang merasa musik kami 'kurang bising'," ujar Geeks on Gig.
Baca juga : Benny Ciko Rilis Single Cerminanku
Fase Berganti menandai fase selanjutnya dari Geeks on Gig dengan formasi saat ini diisi Alwin Idris (vocals, guitar), Bimo Taufan (drum), dan Faisal Prawenda (bass).
Fase Berganti merupakan sekuel dari Membelah Selatan, yang lirik lagu ini mengambil latar setelah momen di Membelah Selatan.
Bercerita tentang persimpangan jalan yang harus dihadapi dalam persahabatan sebagai konsekuensi dalam mengejar cita-cita masing-masing di masa dewasa.
Baca juga : Suhu Band Gandeng Pay di Single Terus Menyala
Lagu ini banyak terinspirasi dari lagu-lagu di album kedua Fall Out Boy, From Under The Cork Tree, yang merupakan salah satu referensi utama era awal Geeks on Gig.
“Ini merupakan lagu kami paling emo…..sejauh ini,” ujar Geeks on Gig.
Geeks on Gig merupakan band Pop Punk/Alternative Rock yang aktif sejak 2015. Telah merilis EP Big Eyeglasses dengan focus track Membelah Selatan pada 2019, EP Tiny Eyeglasses, yang merupakan reprise version dari Big Eyeglasses pada tahun 2021, remastered version dari She’s The Only Twist That I Will Ever Wish pada 2022, dan Flying V pada 2023.
Fase Berganti sudah tersedia di berbagai layanan Digital Streaming Platform sejak 26 Juli 2024 dan akan menjadi pembuka dari lagu selanjutnya yang akan direncanakan rilis oleh Geeks on Gig pada Oktober 2024. (Z-1)
Sony menghadirkan LinkBuds Clip dengan desain terbuka dan WF-1000XM6 dengan peredam kebisingan canggih. Dua earbud untuk pengalaman audio berbeda.
Onadio Leonardo mengungkapkan bahwa proses kreatif lagu terbaru Killing Me Inside Re:union lahir dari ruang sempit masa-masa sulitnya.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Onadio Leonardo mengungkapkan bahwa proses kreatif lagu terbaru Killing Me Inside Re:union lahir dari ruang sempit masa-masa sulitnya.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved