Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik .Feast akan merilis album bertajuk Membangun & Menghancurkan pada 30 Agustus 2024. .Feast akan menampilkan sisi berbeda dan lebih personal dalam album tersebut.
.Feast dikenal dengan sebuah grup musik rock yang kerap berbicara mengenai keresahan sosial dan politik. Namun, di album Membangun & Menghancurkan, .Feast ingin keluar dari zona tersebut dan dikenal dengan sosok yang baru.
"Kayaknya udah saatnya kita keluar dari zona itu. Yang kayak tadi Baskara bilang di awal, lupain .Feast yang lama. Kita ingin orang mengenal .Feast lebih intim aja," ujar Adnan, gitaris .Feast, Kamis (22/8).
Baca juga : Lomba Sihir Bakal Rilis Album Baru
Pada dasarnya .Feast menciptakan dan merilis lagu yang membicarakan mengenai keresahan mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, dengan kehidupan yang berbeda saat ini, .Feast ingin menyampaikan keresahan mereka secara personal.
"Kita punya keresahan sendiri yang personal. Inilah saatnya kita ceritakan gitu," tutur Awan, bassist .Feast.
Salah satunya adalah lagu bertajuk Nina, yang dirilis pada 5 Juli 2024. Lagu yang menceritakan tentang anak dari Adnan ini membuat para pendengar merasakan perbedaan dari .Feast. Namun, sebenarnya memang itu adalah keresahan yang dituangkan oleh gitaris .Feast yang telah menjadi seorang ayah.
Baca juga : Pamungkas Rilis Album Kelima, Hardcore Romance, dengan Single Andalan Fight Some More
Album ketiga .Feast, yang bertajuk Membangun & Menghancurkan ini, akan memuat sebanyak 15 lagu dengan lagu utama berjudul Arteri. Album Membangun & Menghancurkan diproduksi oleh deretan 12 produser ternama Indonesia, termasuk Laleilmanino, Lafa Pratomo, dan Iga Massardi.
Sebanyak 15 lagu yang ada di dalam album Membangun & Menghancurkan ini akan menghadirkan keresahan para anggota .Feast secara personal yang membuat para pendengar lebih mengenal mereka.
Mulai dari perasaan mereka terhadap orang tua, kematian, hedonisme, hasrat, kebencian terhadap diri sendiri serta topik-topik lainnya yang memang dirasakan oleh Baskara Putra (vokalis), Adnan Satyanugraha (gitaris), Dicky Renanda (gitaris) dan Fadli Fikriawan atau Awan (bassist) yang telah memasuki usia 30 tahun.
Baca juga : Random Rilis Album Ketiga
Sebagai informasi, .Feast memulai kariernya dengan merilis lagu debut bertajuk Camkan pada 2014. Lagu Camkan menceritakan tentang keresahan mereka tentang kebebasan beragama di Indonesia saat itu.
Sepanjang karier selama satu dekade ini, .Feast telah merilis dua album penuh, yakni Multiverses (2017) dan Abdi Lara Insani (2022).
Kemudian, album ketiga .Feast yang bertajuk Membangun & Menghancurkan akan dirilis pada 30 Agustus 2024 dengan 15 lagu di dalamnya, termasuk Nina, Politrik, dan Konsekuens, yang telah dirilis sebelumnya. (Z-1)
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Secara musikalitas, Ricecooker tidak membatasi diri pada satu genre tertentu. Namun, pengaruh musik era 80-an terasa sangat kental.
Album Britpop, yang dirilis pekan lalu, menjadi album ke-16 dalam karier solo Robbie Williams yang berhasil memuncaki tangga lagu.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved