Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Baskara Putra, yang dikenal dengan nama panggung Hindia, mengemukakan bahwa lagu berbahasa Indonesia berpeluang merambah pasar musik global dengan hadirnya platform-platform pemutaran musik digital berjangkauan global.
Hindia mengatakan platform pemutaran musik, seperti Spotify, memudahkan musisi Indonesia untuk mempromosikan lagu kepada para pendengar di mancanegara.
"Sebenarnya, kalau menurut saya, dari sisi platformnya, seperti Spotify fasilitasnya udah ada semua, yang kita butuhin itu, platformnya udah provide," katanya, Rabu (17/7).
Baca juga : eaJ dan Hindia Berkolaborasi di Single Right Where You Left Me
Menurut dia, Spotify juga turut membantu pelaku musik Indonesia memperluas jejaring dengan mitra-mitra di luar negeri.
Kendati demikian, ia mengatakan, pemerintah juga diperlukan dukungannya dalam upaya mempromosikan karya-karya musisi dalam negeri ke mancanegara.
"Karena di banyak wave musik yang lain, ada dukungan yang bagus, ekosistem yang bagus dari sektor publik," kata pelantun lagu Secukupnya itu.
Baca juga : Rossa Gandeng Ariel Noah untuk Remake Lagu Nada-Nada Cinta
Hindia mengatakan, saat ini, lagu-lagu berbahasa Indonesia, termasuk lagu-lagu ciptaannya, sudah punya basis penggemar di beberapa negara.
Bahkan, menurut dia, lagu-lagu berbahasa Indonesia telah membantu menumbuhkan minat warga negara lain untuk mempelajari kultur Indonesia.
"Karena sekarang agak hiperlokal, kayak kebalik gitu, justru kami ingin melihat kultur di balik sesuatu. Misalnya, saat kita mendengarkan sebuah lagu, kami ingin mendengar konteks di balik lagu itu," kata Hindia.
Baca juga : Isyana Sarasvati Rilis Single Aku Rindu
"Kenapa lagu itu bisa terdengar seperti itu? Kenapa kalimatnya bisa kayak gini? Emang mereka hidup sehari-harinya kayak gimana?" tambahnya.
Hindia yakin selanjutnya musik Indonesia yang memiliki ciri khas bisa dikenal luas oleh para pendengar musik di luar negeri.
"Karena, menurut saya pribadi, musik kayak gitu lebih unik bagi pendengar luar dibandingkan dengar musik pop berbahasa Indonesia," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved