Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Sal Priadi ditunjuk sebagai penampil Half Time dan Full Time Show dalam pertandingan kualifikasi sepak bola Piala Dunia Timnas Indonesia melawan Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Kamis (6/6) lalu.
Dalam keterangan pers, yang dikutip Selasa (11/6), untuk pertama kalinya pertandingan sepak bola yang melibatkan timnas Indonesia memiliki Half Time dan Full Time Show.
Istilah tersebut merujuk pada penampilan hiburan di tengah paruh waktu dan penuh waktu saat pertandingan berlangsung.
Baca juga : Alexander 23 Ungkap Cinta tak Berbalas Lewat Single Brown Eyed Baby
Sal ditunjuk sebagai penampil di SUGBK dengan membawakan sejumlah lagu di hadapan puluhan ribu penonton saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak, Kamis (6/6) kemarin.
"Deg-degan tentu saja, menyanyi di hadapan puluhan ribu orang. Ini adalah kesempatan yang langka dan suatu pencapaian terbaru bagi saya. Ini juga crowd terbesar yang pernah saya hadapi," kata Sal tentang penampilannya di SUGBK.
Dalam pertandingan tersebut, Sal tampil sebanyak dua kali, yakni saat jeda laga dan di penghujung pertandingan. Di penampilan pertamanya, Sal menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, sementara di akhir pertandingan Sal menyanyikan lagu Tanah Air serta single miliknya Dari Planet Lain.
Baca juga : Album Debut Ice Spice Dijadwalkan Rilis Bulan Depan
Hari itu, Sal tampil dengan mengenakan atasan berwarna putih dan celana berwarna hitam dari jenama Kraton karya desainer Auguste Soesastro dan dibantu oleh penata busana Hagai Pakan.
Para pendukung Timnas Indonesia pun ikut bernyanyi bersama Sal saat lagu-lagu tersebut dilantunkan.
Pertandingan melawan Irak kemarin menjadi salah satu babak penting bagi Timnas Indonesia yang sedang mencoba mengukir pencapaian baru di lapangan hijau.
Baca juga : Tim Atlas Rilis Single Stardust
"Prosesnya menarik sekali. Ada di tengah-tengah penonton yang datang berbondong-bondong mendukung timnas itu pengalaman yang unik," kata Sal.
Dia menambahkan, "Biasanya, kan ikut nonton, ini harus siap-siap main bersama tim di belakang pertandingan. Sambil siap-siap sambil mantau pertandingan di layar ponsel."
Tidak hanya penting bagi Timnas Indonesia, pertandingan melawan Irak pada Kamis lalu menjadi salah satu episode penting untuk karier Sal Priadi.
Terlebih, di luar dua lagu nasional yang dinyanyikannya, Sal berkesempatan menampilkan single Dari Planet Lain dari album Markers and Such: Pens Flashdisks miliknya. (Ant/Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved