Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMENGARUH sekaligus aktor Keanu Angelo mengaku sering melakukan improvisasi akting untuk film Dua Hati Biru yang dibintanginya karena sutradara film tersebut membebaskannya dalam mengeksplorasi banyak hal.
"(Aku dibiarkan) sebebas, udah nggak usah baca script, terserah lo deh!. Bebas banget. Aku merasa aku ada di tangan yang tepat," kata Keanu saat ditemui dalam penayangan perdana film Dua Hati Biru di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (4/4).
Walaupun sering melakukan improvisasi, Keanu tetap merujuk pada naskah asli di film ini agar visual aktingnya tidak keluar dari konteks cerita yang seharusnya. Misalnya, adegan saat berjualan langsung via daring dan beberapa adegan lainnya.
Baca juga : Angga Yunanda Merasa Bertumbuh Bersama Karakter Bima
"Script-nya membantu aku untuk lebih natural karena (karakter di film ini) dekat banget dengan kehidupanku sehari-hari," katanya.
Baca juga : Percaya Siksa Kubur, Reza Rahadian: Ada Sesuatu Setelah Kematian
Bagi Keanu, terlibat dalam proyek film Dua Hati Biru merupakan kesempatan yang baik untuk belajar karena dirinya bisa mengeksplorasi peran dengan karakteristik unik di film ini.
Dia pun berterima kasih atas bantuan semua pihak di film ini karena proses syuting dapat berjalan dengan lancar hingga akhir.
"Senang banget, ternyata aku belajar banyak dari film ini betapa pentingnya keluarga, teman, support system," kata Keanu.
Baca juga : Jadi Ayah Glenn Fredly, Bucek Depp Belajar Budaya Ambon
Sementara itu, sutradara Gina S Noer menjelaskan alasan Keanu terpilih untuk terlibat di proyek film ini.
Menurutnya, Keanu memiliki potensi akting alami yang sangat baik di karya film sebelumnya, sehingga Gina pun tertarik untuk bekerja sama dengan pria berusia 26 tahun itu.
"Keanu itu sangat suportif dalam prosesnya dan Insya Allah para pemain di sini akan berkembang pesat," kata Gina.
Film Dua Hati Biru dibintangi deretan aktor dan aktris Tanah Air, antara lain Angga Yunanda, Nurra Datau, Farrel Rafisqy, Cut Mini, Arswendy Bening Swara, Lulu Tobing, Keanu Angelo, dan lainnya.
Dua Hati Biru akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 17 April 2024. (Ant/Z-1)
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved