Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR yang bermain di film horor Siksa Kubur, Reza Rahadian, mengaku tak pernah mencoba mempertanyakan hal-hal yang terkait dengan agama. Termasuk soal benar ada atau tidaknya siksa kubur. Sebagai seorang muslim, ia percaya bahkan akan hal yang harus dilalui setiap manusia setelah kematian.
Reza mengaku tidak mau mendebat sesuatu yang ada di dalam agama dan yang dipercaya atau diyakini. Sebagai muslim, Reza juga menyebut ia enggan mendebat misalnya kenapa ada aturan-aturan tertentu.
“Saya maunya mempelajari lebih dalam saja untuk saya bisa memahami. Jadi saya enggak mau mendebat itu. Itu lah kenapa saya enggak pernah tuh, punya pertanyaan-pertanyaan yang saya pikirkan tentang setelah kematian tuh apa yang akan terjadi? Yang saya pikirkan selama saya masih bisa hidup dan bernapas dan dikasih Tuhan kelebihan berupa napas dan kehidupan, ya sudah lakukanlah yang sebaik-baiknya sebagai manusia,” kata Reza Rahadian saat sesi Content Day di kantor Come and See Pictures, Jakarta Selatan, Rabu, (27/3).
Baca juga : Joko Anwar Siapkan Film Siksa Kubur untuk Tayang Tahun Depan
“Ada doa bahwa kita minta pengampunan atas dosa-dosa yang kita perbuat dan yang akan kita perbuat. Jadi sebagai manusia kayaknya nggak mungkin kita nggak berbuat dosa. Pasti akan ada saja dosa-dosa lain. Dan saya lebih percaya selama masih bisa hidup ya sebisa mungkin just be kind, be gentle to everyone,” sambungnya.
Saat ditanya apakah ia percaya adanya siksa kubur seperti halnya tema di film yang ia mainkan, Reza menjawab dirinya percaya akan ada hal yang dilalui manusia setelah mati. “Bentuk siksanya seperti apa, saya enggak tahu. Tapi saya percaya ada sesuatu setelah kematian,” ujar Reza.
Film horor Siksa Kubur yang disutradarai Joko Anwar dibintangi Reza Rahadian bersama di antaranya Faradina Mufti, Widuri Puteri, Muzakki Ramdhan, Fachri Albar, Happy Salma, Christine Hakim, dan Slamet Rahardjo. Film tersebut akan tayang pada momen lebaran, 11 April 2024.
Baca juga : Akhirnya Main Film Horor Lagi, Ini Alasan Reza Rahadian Bintangi Siksa Kubur
Reza menilai film Siksa Kubur akan menjadi momen reflektif bagi keluarga yang menonton. Selain bergenre horor, disebutnya film Siksa Kubur juga memiliki tema keluarga, tentang kehilangan anggota keluarga yang sangat berarti bagi kedua anak.
“Jadi ketika ditonton bersama saat lebaran nanti, saya rasa momen reflektif itu bukan hanya personal tapi terhadap misalnya apa yang sudah saya lakukan atau perbuat untuk orangtua saya, misalnya sesederhana itu. Atau buat saudaranya, atau buat tetangganya, saya sudah lakuin apa saja ya, buat keluarga. Refleksinya ada di situ sih. Tidak melulu tentang 'dosa apa aja yang udah diperbuat ya,' nggak melulu hanya di level itu. Tapi lebih dalam lagi, mempertanyakan tentang apa yang sudah saya lakukan sebenarnya dalam hidup karena bertanya tentang diri sendiri,” tutupnya.
(Z-9)
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
“Proses kolaborasi yang sangat menyenangkan. Kami bertukar pikiran, sama-sama berpikir kira-kira apa adegan demi adegan yang perlu kami bangun sama-sama,"
Reza Rahadian dan Rio Dewanto bermain dalam film terbaru berjudul Keadilan (The Verdict), yang menjadi kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan.
Film Pangku yang disutradarai Reza Rahadian pun dibawa memenangkan empat penghargaan di Busan International Film Festival (BIFF) 2025.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar menjadi debut Magistus Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
Dalam pidato kemenangannya di BAFTA, Robert Aramayo memberikan penghormatan kepada John Davidson, seorang aktivis sindrom Tourette yang menjadi inspirasi di balik pembuatan film I Swear.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved