Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DUO elektronik peraih nominasi penghargaan Grammy, Odesza, mengumumkan EP Flaws in Our Design, yang merupakan sebuah EP kolaborasi dengan penyanyi, penulis lagu, produser, dan multi-instrumentalis Yellow House. EP itu akan dirilis pada 21 Juli 2023 lewat Foreign Family Collective/Ninja Tune.
Single Heavier, yang dirilis Jumat (30/6) menjadi cuplikan dari EP mereka mendatang yang memadukan komposisi simfonik dan luar biasa Odesza dan nuansa alterna-folk psikedelik Yellow House.
Emile van Dango, yang merupakan sosok di balik Yellow House, mengatakan, "Ide yang memulai kolaborasi ini dimulai 5 tahun yang lalu. Dari awal kami bertemu, kami dapat merasakan energi yang sangat istimewa. Rasanya seperti dua dunia yang bertemu."
Baca juga: Gandeng Claud, Odesza Rilis Single To Be Yours
"Heavier adalah kolaborasi yang dimulai 5 tahun yang lalu," ujar Harrison Mills & Clayton Knight dari Odesza. "Kami menemukan Emile/Yellow House di SoundCloud dan kami sangat terpukau dengan suara dan cara ia bermusik. Setelah kami berhasil membuat demo bersamanya, kami menerbangkan Emile dari Afrika Selatan untuk sebuah sesi di studio kami di Seattle. Kami langsung merasakan energi yang istimewa saat kami mulai berkolaborasi."
"Kami selalu terpikat dengan produksi musik elektronik yang bersifat unik dan Emile memiliki kemampuan untuk menciptakan melodi-melodi nostaljik dan lirik-lirik dengan penyampaian cerita yang indah. Kami kemudian membuat sejumlah lagu dan menjelajahi sejumlah kombinasi dari dua dunia kami," lanjut Odesza.
Pengumuman terbaru dari Odesza dibagikan setelah sederet prestasi yang mereka raih sepanjang 2023. Mereka mendapatkan nominasi penghargaan Grammy untuk kategori Best Dance/Electronic Album untuk album The Last Goodbye, yang baru-baru ini merilis versi deluxe-nya.
Baca juga: Odesza Rilis Versi Remix Single The Last Goodbye
Mereka juga telah mengumumkan tanggal-tanggal baru untuk tur The Last Goodbye Tour, yang dimulai musim panas ini dengan sejumlah bintang tamu seperti Bob Moses, Bonobo (DJ set), Big Boi, TOKiMONSTA, Drama, Neil Frances, QRTR & Olan, dan The Midnight.
Untuk pertama kalinya, para pencinta musik Odesza dapat menikmati pengalaman konser Odeza dalam bentuk film konser bertajuk 'ODESZA: The Last Goodbye Cinematic Experience' yang akan tayang di bioskop di berbagai kota besar di dunia untuk satu hari saja yaitu pada Jumat (7/7). Di Asia film tersebut akan tayang di Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur, dan Hong Kong.
Film 'ODESZA: The Last Goodbye Cinematic Experience' akan menampilkan sisi lain dari Odesza serta menunjukkan proses kreatif yang intim di balik kembalinya mereka ke panggung lewat "The Last Goodbye Tour".
Pada 2018, Odesza menghibur para pencinta musik di Tanah Air saat mereka menjadi salah satu penampil utama di We The Fest yang turut menghadirkan Lorde, SZA, Miguel, alt-J, dan sederet nama-nama besar lainnya di kancah musik global. (RO/Z-1)
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
"To Be Yours sebenarnya sudah kami mulai buat di akhir 2018. Kami suka dengan idenya namun kesulitan menemukan vokal yang tepat, sampai akhirnya menemukan Claud."
Remix Hayden James terbaru ini turut melanjutkan momentum besar album The Last Goodbye, yang menjadi salah satu rilisan elektronik paling dirayakan selama 2022.
Penuh nuansa nostaljik namun tetap membawa semangat kekinian, The Last Goodbye menjadi sebuah pengalaman sonik yang luas dengan pembahasan seputar antar-hubungan dan kenangan.
Lewat Better Now Odesza telah menciptakan sebuah karya penuh tekstur yang membawa semua pendengarnya ke alam pikiran mereka.
The Last Goodbye pertama ditulis saat duo beranggotakan Harrison Mills dan Clayton Knight itu mendengar lagu Let Me Down Easy dari Bettye LaVette, yang dirilis pada 1965.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved