Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
HADIRNYA film tokoh bangsa Buya Hamka patut diapresiasi. Film tersebut merupakan hasil karya anak-anak muda Indonesia selaku generasi penerus bangsa.
Buya Hamka adalah tokoh Minang yang selalu menerjemahkan dan mengamalkan ayat-ayat Al-Qur'an dalam tugas-tugasnya. Tak aneh, jika Buya Hamka dikagumi oleh seluruh masyarakat Indonesia.
"Pecinta Buya Hamka bukan hanya orang Minang, tapi seluruh bangsa Indonesia," kata Ketua Umum Gebu Minang, Oesman Sapta Odang di acara Gala Premiere Film Buya Hamka, di Kawasan Epicentrum, Jakarta, Minggu (9/4).
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Periode 2017-2019 ini mengungkapkan banyak pesan bermakna yang diberikan Buya Hamka dalam kemajuan Indonesia. Bahkan, sampai sekarang ini selalu dikenang oleh generasi penerus bangsa. "Mengingat isi dan pesan Buya Hamka. Maka kita cari siapa penerus beliau, apakah sudah ada? Belum," kata dia.
Tak sampai disitu, mantan Wakil Ketua MPR RI ini juga menyoroti, 2,2 juta rakyat Minang yang tinggal di DKI Jakarta. Ia berharap warga Minang segera bergerak meneruskan perjuangan Buya Hamka.
Pria yang karib disapa Oso ini berharap film Buya Hamka dapat diterima di semua kalangan masyarakat, terutama generasi-generasi penerus bangsa. "Tonton dengan hati nurani Anda. Marilah kita tonton film yang diciptakan anak-anak muda untuk mengenang perjuangan orang tua kita."
Di tempat yang sama, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mengucap terima kasih kepada Gebu Minang karena membantu mewujudkan film Buya Hamka. Menurut dia, Buya Hamka merupakan sosok nasionalisme yang cocok dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.
"Tokoh teladan yang perlu di contoh dalam kehidupan kita. Beliau memiliki jiwa nasionalisme dan selalu berjuang membela bangsa, negara dan umat," tandasnya. (J-2)
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
BPIP dan UMY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pembinaan Ideologi Pancasila
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
PP GP Ansor menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melarang kepemilikan akun media sosial (medsos) dan platform digital
Elvine mengajak para mahasiswa memahami bahwa ketangguhan mental merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang ketika memasuki dunia kerja.
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved