Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BEN Affleck, sutradara film Air, mengungkapkan alasan wajah pemeran Michael Jordan tidak muncul dan mengapa dia mengambil pendekatan berbeda dalam menempatkan sosok legendaris itu di dalam filmnya.
Jordan, kata Affleck, dalam keterangan tertulis dari Amazon Studios, Rabu (5/4), merupakan sosok pebasket yang sangat besar dan berpengaruh sehingga sulit menggambarkan karakternya melalui peran aktor.
"Michael Jordan sangat terkenal. Saya benar-benar merasa jika kita melihat seorang aktor memainkannya, itu akan sulit membuat penonton menyingkirkan ketidakpercayaan mereka. Karena, menurut pendapat saya, tidak ada yang bisa meyakinkan siapa pun bahwa seseorang yang bukan Michael Jordan adalah Michael Jordan," kata Affleck.
Baca juga: Jelang Ulang Tahun ke-60, Michael Jordan Sumbang US$10 Juta ke Yayasan Make-A-Wish
Affleck melihat cara yang lebih menarik untuk menceritakan tentang Jordan yaitu dengan membuat sang pebasket muncul, namun, agak samar dan tidak menampilkan sepenuhnya sosok itu bermain dalam film Air.
Dengan cara itu, Affleck ingin penonton membayangkan sendiri sosok Michael Jordan yang mereka maknai selama ini.
"Kehadiran dan pengaruhnya terasa sepanjang film, meski kita tidak melihat wajahnya. Karena dia adalah ikon, sosok yang sangat penting dan bermakna, seseorang yang sangat dihormati semua orang, kami tidak ingin menghancurkan ilusi, tetapi, membiarkan penonton membangkitkan ingatan dan pengalaman mereka sendiri tentang apa yang dimaksud Michael Jordan," kata dia.
Baca juga: Jersey yang Dipakai Michael Jordan di Final NBA 1998 Terjual Rp151 Miliar
Sepanjang film Air, penonton memang tidak akan menemui wajah Jordan, yang diperankan Damian Delano Young. Sosok Jordan hanya dimunculkan dalam satu adegan, itu pun disorot dari bagian belakang dan samping.
Meski begitu, film ini tetap menampilkan cuplikan-cuplikan video asli momen-momen tertentu dari Michael Jordan.
Affleck mengatakan Air memang bukan film yang menyoroti cerita Jordan melainkan orang-orang yang berada di balik pembuatan sepatu Air Jordan, termasuk ibu Michael Jordan, Deloris Jordan, yang dimainkan oleh Viola Davis, yang memegang keputusan penting untuk mewujudkan sepatu ikonik tersebut.
"Anda mungkin mulai menontonnya dengan serangkaian ekspektasi tertentu, tetapi kemudian ceritanya berkembang menjadi lebih banyak tentang karakter Viola, Deloris Jordan, ibu Michael. Itulah yang kami sukai dari ceritanya," kata aktor Matt Damon.
Dalam film itu, Damon berperan sebagai Sonny Vaccaro, yang bekerja di bagian pemasaran Nike dan bersikeras untuk mengontrak Michael Jordan. Selain sebagai sutradara, Affleck juga bermain peran sebagai CEO Nike Phil Knight.
Air juga dimeriahkan oleh penampilan aktor-aktor lain seperti Jason Bateman sebagai Rob Strasser, Marlon Wayans sebagai George Raveling, Chris Messina sebagai David Falk, Chris Tucker sebagai Howard White dan Matthew Maher sebagai Peter Moore.
Film drama olahraga itu pertama kali debut di festival South by Southwest (SXSW) pada 18 Maret.
Mulai 5 April, film ini dirilis secara teatrikal di bioskop-bioskop Amerika Serikat, termasuk sudah dapat disaksikan di Indonesia. (Ant/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved