Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR sekaligus personel grup idola K-pop GOT7 Park Jin-young memiliki tahun yang sibuk di bidang musik, drama, dan film pada 2022, termasuk untuk film yang berjudul Christmas Carol.
Dalam Christmas Carol, seperti dikutip dari The Korea Times, Kamis (8/12), Park Jin-young mengambil peran ganda sebagai remaja pemberontak di pusat penahanan remaja dan saudara kembarnya yang memiliki keterbelakangan mental.
Karya ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama, berkisah tentang Il-woo (Park Jin-young) yang dengan sengaja mengirim dirinya ke pusat penahanan remaja sebagai bagian dari rencana membalas kematian saudaranya.
Baca juga: Jinyoung GOT7 Bahas Soal Karier Akting
Il-woo mencurigai saudara kembarnya, Wol-woo (juga diperankan Park Jin-young) dibunuh anggota geng remaja pada Malam Natal.
Dia, dalam wawancara khusus, mengungkapkan telah membaca buku yang ditulis Ju Won-kyu kemudian membaca naskahnya. Menurutnya, naskah dibuat lebih halus ketimbang versi novelnya.
"Ada baiknya aku membaca bukunya terlebih dahulu, karena jika tidak, aku akan mengira naskahnya terlalu intens dan brutal," kata dia.
Park Jin-young menuturkan, film yang dia bintangi berisi bahasa kasar, kekerasan ekstrim, dan sindiran seksual. Dia ingat banyak adegan mengerikan yang membutuhkan energi tinggi.
"Setelah syuting adegan intens, sutradara Kim Sung-soo dan kru film memeriksa diriku untuk melihat apakah aku baik-baik saja. Sebagian besar lawan mainku yang berada di pusat penahanan remaja seusiaku, jadi kami langsung menjadi teman," tutur dia.
Dia lebih lanjut mengungkapkan tantangan bermain sebagai saudara kembar dalam film thriller aksi itu. Park Jin-young membayangkan dirinya seperti bermain gim yang bisa mengendalikan dua karakter.
"Alih-alih memainkan peran bergantian, aku melakukan semua hal yang Wol-woo lakukan kemudian kembali dan melakukan semua bagian Il-woo," katanya.
Dia sangat berhati-hati agar penggambaran kekerasan dalam film tersebut tidak ditiru terutama oleh anak-anak, karena film dan media cenderung mempengaruhi orang.
Film Christmas Carol sudah tayang di bioskop Korea Selatan pada 7 Desember.
"Aku setuju bahwa film ini dapat membuat penonton merasa resah dan bahkan tidak nyaman. Sebenarnya, itulah niat kami. Dengan menampilkan karakter yang tidak bermoral, kami ingin menjelaskan masalah sosial yang sulit diselesaikan tersebut," katanya.
Meskipun mendapat pujian untuk drama dan film hitnya, Park Jin-young masih menganggap dirinya sebagai musisi pekerja keras.
Dia sempat mengisyaratkan sedang mempertimbangkan untuk mendaftar wajib militer tahun depan.
"Sebelum saya memulai wajib militer tahun depan, saya berencana merilis album soloku," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Memulai perjalanannya sebagai kreator konten, Eca Aura kini semakin memantapkan posisinya sebagai penyanyi profesional di bawah naungan label besar.
Penyanyi cilik Chelsea Felicia kembali meramaikan industri musik anak Tanah Air dengan meluncurkan album kedua bertajuk My Precious Moments.
Tahun ini, Java Jazz Festival resmi memindahkan lokasi acaranya ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten.
Melalui lagu Inikah Cinta, Juke Band berusaha membawa pendengar bernostalgia dengan warna musik pop alternatif romantis yang sempat berjaya di medio 2000-an.
Secara filosofis, RANGR merupakan evolusi dari identitas sebelumnya yang bernama Ranger.
RiSing dirancang sebagai jembatan antara penikmat musik dan pelaku industri yang saling menguntungkan dengan menghadirkan layanan profesional berkaraoke di rumah yang praktis dan legal.
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved