Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JALAN hidup seseorang memang tidak bisa ditebak. Putra sulung dari Soekarno Putra misalnya, tak ada yang menyangka jika saat ini sukses menjadi konten kreator di beberapa platform sekaligus semisal YouTube, Instagram, hingga Tiktok.
Padahal, sebelum dikenal publik, Putra Barel, begitu dia dikenal para follower-nya, hanyalah seorang kuli material (toko bahan bangunan).
Dikisahkan pemilik akun YouTube Putra Barel adalah seorang anak putus sekolah pada 2010. Untuk menyambung hidup, @putrabarel menjajal profesi sebagai kuli di toko bahan bangunan. Bahkan, pria kelahiran 1 Januari 1993 ini pernah menjalani hidup sebagai pengamen.
”Apapun lah saya jalani. Jadi kuli material pernah, ngamen pernah, sampai jaga warung internet (warnet). Semua saya lakukan untuk bisa menyambung hidup," ucapnya dalam keterangan, Sabtu (12/11).
Soal semangat dan motivasi hidup, Putra Barel patut diacungi jempol. Termasuk dalam hal pendidikan, semangat Putra nyatanya tak pernah kendur.
Dia bercerita, gaji dari jaga warung internet ia sisihkan untuk mengambil sekolah Paket C. "Sambil bekerja, saya ambil Paket C, sekolah hanya Sabtu dan Minggu," tuturnya.
Setelah berhasil mendapatkan ijazah, kemudian Putra bekerja di A&W Restaurant. Di perusahaan ini ia bekerja hingga 5 tahun.
Nah, di saat itu pula ia nyambi dan belajar menjadi seorang konten kreator. "Saya masih ingat, pertama kali membuat konten di Instagram itu pada akhir 2016. Saat itu saya sering dikucilkan sama teman kerja. Kalau saja waktu itu saya patah semangat, mungkin tidak akan jadi seperti sekarang," ujarnya.
Seiring waktu, Tiktoker dengan nama akun @putrabarel2 ini mulai bergabung dengan komunitas Indovidgram regional Bekasi (Bekvidgram). Dirinya pun semakin mahir dalam membuat konten dan mulai dikenal publik.
Pada 2018, Putra pun menemukan tambatan hatinya yang juga seorang selebgram bernama Dyah Fadillah (@dyyol) yang sudah lebih dulu dikenal di kalangan milenial.
Dyyol sendiri merupakan konten kreator yang suka membuat video musically dan lipsync. "Akhirnya kami memutuskan menikah pada 2019. Alhamdulillah sekarang sudah dikaruniai 2 anak bernama Raffasya Fadhil Syahputra dan Arasha Razinul Syahputra."
Lulusan Universitas Bina Insani 2020 ini, belakangan semakin aktif membuat konten di Tiktok.
Bahkan, beberapa videonya di Tiktok sempat viral dan dilihat oleh jutaan penonton. "Ya, beberapa video Tiktok saya pernah ditonton sampai jutaan. Bangga juga sih," pungkasnya. (RO/OL-09)
Istana merespons adanya dugaan teror terhadap sejumlah kreator konten yang kerap mengkritik program pemerintah.
"Setiap orang punya keunikan dan nggak perlu jadi orang lain untuk merasa pede,”
Video yang menampilkan Bonnie Blue, nama panggung bintang film porno asal Inggris, kembali viral dan memicu kemarahan publik.
Andra ST, yang mengawali kariernya dari warnet, berhasil memenangkan kategori Best Performance Kreator dan Most Active Kreator.
Lagu ini berbicara tentang diamnya pasangan dalam sebuah hubungan yang akhirnya menumpuk dan berujung tajam
Jerome Polin menjelaskan bahwa Indonesia telah kehilangan 10 juta hektare hutan selama dua dekade.
Masa depan persepsi politik publik sangat bergantung pada literasi media dan kesadaran kritis masyarakat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
LPSK membuka peluang perlindungan bagi aktivis dan influencer yang diduga mengalami intimidasi dan teror usai menyampaikan kritik, termasuk teror fisik dan digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved