Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIGITALISASI dan perkembangan teknologi kini telah dimanfaatkan banyak artis nasional dan internasional untuk mempromosikan karya baru bahkan memulai debut perdananya. Belum lama ini single Afgan berjudul “M.I.A” bersama Jackson Wang yang dipromosikan lewat sosial media dan platform streaming sukses mengantarkan lagu berbahasa Inggris tersebut diputar di lebih dari 9 negara di benua Amerika dan Asia seperti Amerika, Thailand, Taiwan, Meksiko, sampai Kanada.
“Trinity punya tim kuat dan punya perhatian khusus sama perkembangan media sosial dan tren digital. Ini sangat menolong aku buat bangun digital exposure di media sosial dan akhirnya membuka peluang aku untuk dikenal lebih luas lagi,” ungkap penyanyi berusia 33 Tahun, Afgansyah Reza.
Afgan kini semakin menegaskan transformasi image lewat pilihan lagu dan image dirinya bersama dukungan manajemen TOP.
“Akj mau transisi ke elemen musik yang berbeda pun, aku dibantu Trinity buat eksplor dan kolaborasi sama penyanyi yang bahkan beda banget sama karakter musik aku sebelumnya,” ujarnya.
Kreativitas TOP dalam meramu strategi manajemen artis tidak lepas dari kolaborasi bersama dengan para artis, manajemen, dan stakeholders lainnya. Melalui strategi ini, tawaran kerjasama berbagai brand dan institusi internasional menjadi lebih terbuka bagi artis TOP, salah satunya Afgan yang mendapat undangan kolaborasi dengan stasiun TV di Korea tahun ini. Afgan juga kerap mendapat undangan menghadiri perhelatan dan mengikuti campaign bergengsi dari brand fashion dunia, Louis Vuitton, Dior, dan Kenzo.
CEO Trinity Optima Production Yonathan Nugroho menyampaikan, teknologi membuka jalan bagi industri musik nasional untuk berekspansi lebih cepat. Saat ini musik dengan mudah masuk ke algoritma platform streaming atau media sosial manapun.
“Dampaknya, penyanyi mendapat exposure tambahan yang memperluas promosi karyanya. Dari sini kami mengatur strategi agar karya-karya artis yang beredar di platform digital dan sosial media bisa sampai ke audiens luar,” jelasnya.
Menurut dia, hal penting yang harus disiapkan adalah portfolio global untuk talent. Sebab, pertimbangan kemitraan internasional tidak lagi terpaku pada pembuktian prestasi musikalitas semata, tapi juga banyaknya variasi kolaborasi yang pernah dilakukan oleh public figure tersebut.
“Ini adalah salah satu faktor penting yang membuat nama seorang artis diperhitungkan di ranah internasional. Perkembangan teknologi dan dinamika tren membuat industri musik juga ikut terdisrupsi. Sehingga TOP akan terus berupaya ambil bagian lebih besar lewat karya-karya yang menginspirasi kebahagian untuk masyarakat,” tutup Yonathan. (R-3)
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
MUSIKUS Mandarin Eric Chou, yang dikenal akan lagu-lagu baladanya yang menyentuh, dijadwalkan menyapa penggemarnya di Indonesia dalam sebuah konser bertajuk Odyssey Stars.
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved