Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Joko Anwar mengisyaratkan dirinya akan membuat film Pengabdi Setan 3 dengan catatan film kedua yang tayang pada 4 Agustus mendatang bisa membangun rasa keingintahuan dari penonton.
"Apakah akan ada Pengabdi Setan 3? Kita akan lihat apakah penonton akan cinta atau tidak ke karakter-karakter yang ada di Pengabdi Setan 2, dan jawabannya akan kita ketahui dalam waktu singkat," kata Joko usai press screening Pengabdi Setan 2 di Jakarta, Selasa (2/8).
Ia mencontohkan tentang bagaimana Pengabdi Setan 2: Communion dibuat, dimulai dari skenario film pertama yang menyisakan banyak pertanyaan menggantung.
Baca juga: Trailer Pengabdi Setan 2: The Communion Dirilis
Ketika akhirnya Pengabdi Setan dirilis pada 2017, berbagai pihak juga mempertanyakan apakah film akan dilanjutkan dengan sekuel, tetapi Joko menegaskan kembali dirinya bakal melanjutkan film apabila mendapat respon baik dari penonton.
"Kami akan bikin kelanjutannya dengan catatan filmnya harus sukses dulu. Sukses artinya apa? Apakah sukses komersil? Tidak. Sukses komersil tidak pernah menunjukkan bahwa film itu sukses. Sukses berarti filmnya harus sustain, secara penonton ingin mengetahui kelanjutannya," katanya.
Bagi Joko, ukuran sukses sebuah film yang ia buat bukan dilihat dari pencapaian angka seperti jumlah penonton.
Joko mengaku dirinya tidak terbebani dengan target jumlah penonton mengingat Pengabdi Setan 1 berhasil menembus lebih dari 4 juta penonton. Bahkan film pertama itu juga berhasil mendapatkan 13 nominasi Festival Film Indonesia 2017 dan memenangkan tujuh di antaranya.
"Beban kami tidak pernah di angka. Kalau aku, sih, bikin film tidak pernah (soal) angka," tuturnya.
Justru beban bagi Joko yaitu apakah sebagai sutradara dirinya dapat memberikan pengalaman lebih bagi para pemain, kru, hingga penonton yang telah menghabiskan waktu mereka demi mencapai tayangan yang apik.
"Mudah-mudahan aku tidak menghabiskan waktu mereka (pemain dan kru). Demikian juga dengan penonton, aku meminta mereka menonton ke bioskop dan bayar tiket, menghabiskan waktu mereka itu (untuk menonton) sia-sia atau tidak. Itu, sih, bebannya," kata Joko.
Jika Pengabdi Setan 3 dibuat, Joko mengatakan seluruh aspek dalam produksi film juga akan ditingkatkan lagi, seperti aspek cerita, storytelling, estetika, teknis, dan seterusnya.
Sebelumnya, Joko telah mengungkapkan bahwa Pengabdi Setan 2 juga dibuat dengan standar setingkat lebih tinggi dari film sebelumnya.
"Ketika kami bikin film Pengabdi Setan 2, kami sepakat, karena kami sudah sepakat Pengabdi Setan 1 adalah standar yang terendah, kami mau tidak mau harus membuat Pengabdi Setan 2 setingkat lebih tinggi lagi pencapaiannya dari segi storytelling, estetika, teknis, dan sebagainya," ujar Joko.
Menurut Joko, ia bersama sinematografer dan produser menyiapkan produksi Pengabdi Setan 2 dengan sedemikian rupa sehingga membutuhkan waktu untuk belajar terlebih dahulu selama kurang lebih tiga tahun demi menghasilkan pengalaman sinematik yang bagus.
"Karena kami tahu tingkat kesulitannya tinggi, dari set up kamera hingga set up lighting, demikian juga dengan directing-nya. Dan itu kan dari segi directing-nya juga harus belajar, tidak boleh ada yang terbuang directing-nya dan aktingnya segala macam. Jadi itu belajar, tiga tahun belajarnya," tegas Joko. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved