Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In dan grup idola K-pop BTS berpidato dalam acara Momen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs Moment) di sesi ke-76 Sidang Majelis Umum PBB.
Ini adalah acara resmi pertama BTS setelah secara resmi ditunjuk sebagai utusan khusus presiden Korsel oleh Moon, pekan lalu.
Pada Momen SDGs itu, para anggota BTS berbicara dari sudut pandang kaum muda yang hidup melewati masa pandemi covid-19 yang sedang berlangsung dan membagikan pesan harapan untuk masa depan.
Baca juga: Hospital Playlist tidak akan Kembali untuk Season Ketiga
"Kami di sini hari ini untuk berbagi cerita tentang generasi masa depan. Sebelum kami datang ke sini, kami bertanya kepada anak muda berusia remaja dan 20-an di seluruh dunia tentang dua tahun terakhir dan tentang dunia tempat mereka tinggal saat ini," ujar pemimpin BTS, RM, dilansir Soompi, Selasa (21/9).
"Ada saat-saat selama dua tahun terakhir ketika kami juga merasa bingung dan bermasalah. Tapi di sini, ada orang yang berteriak, 'Mari kita hidup, mari kita jalani yang terbaik dari momen ini'," lanjut Jin.
Jimin kemudian melanjutkan, "Mereka tidak bisa diam saja selama ini dalam hidup mereka. Tidak ada yang bisa kita salahkan. Kami masih sama seperti kemarin, tetapi dunia telah berubah seperti kami tiba-tiba memasuki dunia paralel."
Secara bergantian, anggota BTS berpidato di hadapan majelis PBB. Jungkook mengatakan BTS merasa sangat sedih mendengar berita mengenai penerimaan dan upacara kelulusan dibatalkan.
Menurutnya, akan sangat sedih ketika seseorang kehilangan momen yang seharusnya bisa dirayakan.
BTS juga sempat merasakan kecewa karena harus membatalkan tur konser yang telah lama dipersiapkan dan melewatkan banyak momen yang ingin diselesaikan.
"Kami membutuhkan waktu untuk meratapi hal-hal yang hilang akibat covid-19, dan waktu untuk menemukan betapa berharganya saat-saat yang kami anggap remeh," kata Suga.
Jimin kemudian menunjukkan hasil kampanye #youthtoday BTS yang mereka jalankan di media sosial, dengan orang-orang akan mengirimkan foto-foto momen berharga mereka.
Ia mengatakan ada banyak orang yang memperlihatkan foto sedang bermain di alam terbuka. Bagi Jimin, dua tahun terakhir banyak waktu yang dihabiskan di alam dan terasa lebih istimewa.
"Kami baru saja berbicara tentang berkabung, tetapi sulit untuk memikirkan tentang berkabung untuk Bumi. Semua orang setuju bahwa perubahan iklim adalah masalah penting, tetapi tidak mudah untuk membicarakan apa solusi terbaiknya," ujar J-Hope saat berbicara tentang masalah lingkungan.
"Saat kami bersiap untuk datang ke sini hari ini, kami mengetahui bahwa ada banyak anak muda yang tertarik dengan masalah lingkungan dan ada banyak siswa yang menjadikan ini sebagai bidang studi mereka," timpal RM.
Lebih lanjut, RM menyampaikan, "Masa depan adalah wilayah yang belum dijelajahi, dan kita akan menjadi orang yang menghabiskan paling banyak waktu di dalamnya, jadi saya pikir anak-anak muda ini berusaha menemukan sendiri cara agar kita dapat hidup di dalamnya."
V melanjutkan pidato dengan mengungkap harapannya soal masa depan. Ia tidak menganggap bahwa anak-anak muda memandang masa depannya dipenuhi dengan kegelapan.
V mengatakan bahwa ada banyak anak muda yang peduli dengan dunia dan sedang mencari solusinya.
"Masih banyak halaman tersisa dalam cerita tentang kami, jadi saya harap kami tidak hanya membicarakannya seperti akhir yang sudah tertulis," kata V
Jungkook menambahkan, "Kadang-kadang dunia tampak berhenti di tempatnya bahkan jika kita sudah siap untuk pergi. Terkadang Anda merasa seperti tersesat. Ada kalanya kami merasakan hal yang sama."
Pada kesempatan yang sama, RM mengatakan ia mendengar usia remaja dan 20-an tahun disebut sebagai 'generasi covid yang hilang'. Hal ini berarti anak muda telah kehilangan arah saat sebagian besar dari mereka membutuhkan peluang dan tantangan.
"Tetapi hanya karena orang dewasa tidak dapat melihat jalan sendiri, bukan berarti mereka tersesat," ujar RM.
Jimin membagikan foto para siswa yang tetap melanjutkan studi dan aktivitas mereka meskipun ada pandemi. Melalui ruang virtual, anak muda tetap bertemu dengan teman-teman sebayanya dan ini merupakan sebuah cara baru termasuk menjalani pola hidup yang lebih sehat.
"Alih-alih terlihat tersesat, mereka menemukan keberanian baru dan menghadapi tantangan baru," ujar Jimin.
"Oleh karena itu, saya pikir alih-alih 'generasi yang hilang', 'generasi penyambutan' adalah nama yang lebih tepat. Alih-alih takut akan perubahan, generasi ini mengatakan 'selamat datang' saat mereka melangkah ke masa depan," lanjut Jin.
BTS percaya akan ada banyak harapan dan kemungkinan yang tidak akan membuat anak muda tersesat. Meski pilihan yang diambil tidak sempurna, bukan berarti anak muda tidak bisa melakukan apa-apa di masa pandemi.
"Yang penting adalah pilihan yang kita buat saat menghadapi perubahan. Mendengar kabar kami datang ke PBB, banyak orang bertanya-tanya apakah kami sudah divaksinasi. Saya akan menggunakan kesempatan ini untuk mengatakan bahwa kami bertujuh telah divaksinasi," kata J-Hope.
RM melanjutkan, "Vaksinasi seperti tiket untuk bertemu penggemar kami dan dapat berdiri di sini hari ini. Seperti yang kami katakan hari ini, kami juga melakukan hal-hal yang dapat kami lakukan saat ini."
Dengan vaksinasi, orang-orang dapat terus bekerja dan menjalani cara baru. V percaya bahwa sebentar lagi semua orang dapat bertatap muka kembali dan jika waktunya tiba, BTS akan terus memberikan energi positifnya setiap hari.
"Kami pikir dunia telah berhenti, tetapi terus bergerak maju. Saya percaya bahwa setiap pilihan adalah awal dari perubahan, bukan akhir. Saya harap di dunia baru ini, kita semua bisa saling berkata, 'Selamat datang'," pungkas RM.
BTS kemudian membagikan video penampilan mereka yang menampilkan Permission to Dance di Majelis Umum PBB. (Ant/OL-1)
Puncak dari kerja keras tersebut tersaji dalam gelaran Showcase K-Pop Academy 2026 yang dilaksanakan pada 13 Februari 2026 di KOREA 360, Jakarta.
Reply High School menyoroti perjalanan SMTR25, sebuah grup berisi 15 trainee pria berbakat di bawah naungan agensi raksasa Korea Selatan, SM Entertainment.
BINTANG K-Pop G-Dragon telah menyampaikan kabar gembira yang ditunggu-tunggu oleh setiap VIP, sebutan untuk penggemar Big Bang.
Grup K-Pop raksasa BTS kembali membuat sejarah. Setelah lama dinantikan, mereka resmi bersiap menggelar tur dunia bertajuk ARIRANG.
PADA Oktober 2025, seharusnya ada festival musik yang mendatangkan para idola K-Pop termasuk salah satu member BTS. Namun, acara tersebut gagal.
Rosé BLACKPINK mencuri perhatian Grammy 2026 lewat penampilan ikonik, nominasi tiga kategori utama, dan aksi bersejarah di panggung bersama Bruno Mars.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved