Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSER, penulis lagu dan komponis Arwin P Manurung yang berasal dari tanah Batak melakukan gebrakan. Pria yang lebih akrab dipanggil Awenz dan memulai karier di industri musik Tanah Air sejak tahun 2006 itu bakal mengeksplorasi musik tradisi.
“Eksistensi musik tradisional akan lebih diterima dikalangan remaja jika dipadukan dengan musik masa kini, dan akan menghasilkan daya tarik tersendiri sebagai karya yang unik." ujarnya.
Pada tahun 2013, ia membentuk sebuah grup musik yang bernama Siantar Rap Foundation, yang hingga saat ini telah merilis lima album.
“Untuk komposisi musiknya, saya terfokus di unsur musik tradisi Batak Toba, dengan dibalut nuansa musik Hip Hop. Saya memadukan alat-alat musik Batak Toba seperti Sulim, Hasapi, Ogung, dengan vokal Rap dan beat instrument, dan untuk lirik dengan bahasa Batak Toba,” kata Awenz,
Tentunya hasil ide kreatif ini disambut baik oleh kalangan remaja. Hingga pada tahun 2019, ia berhasil membawa Siantar Rap Foundation masuk menjadi Nominasi Anugerah Musik Indonesia 2019 dalam kategori Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik.
“Lagu yang saya ciptakan berjudul Pariban, dipakai menjadi original soundtrack dari film layar lebar Pariban Idola Dari Tanah Jawa,” tuturnya.
Dalam lagu ini, ia tetap menunjukkan sebuah karya unik yang menggabungkan musik modern dengan tradisi Batak Toba, dan juga memperlihatkan keindahan alam Danau Toba dalam musik videonya.
“Tujuan awalnya adalah untuk mendekatkan musik tradisional kepada kalangan muda, dengan mengemasnya sedemikian rupa agar musik tradisi bisa berbaur dengan musik masa kini, dan khususnya agar anak-anak muda tidak melupakan warisan leluhurnya,” tutur Awenz.
Ia berangkat dari kecintaan terhadap budaya dan pengalaman-pengalaman sebelumnya setelah mengeksplor musik dari banyak genre.
Selain penggabungan musik rap dan tradisi di Siantar Rap Foundation, ia juga merilis musik orchestra dengan tradisi yang ada di album Dhea Vacarey Saragih, Mardua Huta di tahun 2016.
Bukan hanya itu, ia juga memadukan musik dari Sumatera Barat yang dibalut musik Rap yang tertuang di Album Alm. Putri Ci di tahun 2015.
“Eksplorasi musik modern dan tradisi itu punya keseruan tersendiri buat saya, selain bisa menginspirasi dan mendekatkan kalangan muda ke tradisi itu sendiri, karya-karya seperti ini juga secara tidak langsung akan lebih meningkatkan kecintaan terhadap musik budayanya, dan bisa mengangkat popularitas musik tradisi untuk bersaing dengan musik nasional di industri musik Indonesia,“ tutur Awenz. (RO/OL-09)
PIKOTARO mengaku bahwa inspirasi lagu ini lahir langsung dari interaksinya dengan anak-anak pejuang kanker.
Peluncuran lagu Çike Çike dari Bebe Rexha menyusul pengumuman album keempat sekaligus album visual pertama dalam katalog musik Bebe yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 mendatang.
Lagu Syakara dari Societeit de Harmonie hadir sebagai karya reflektif yang mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari beban kecemasan, keluhan, dan tuntutan hidup yang kerap mendominasi.
Lagu Pulanglah dari Methosa hadir bukan sebagai pemberi solusi instan, melainkan sebagai ruang untuk menarik napas dan tempat berefleksi bagi mereka yang sedang berjuang.
Album Hilary Duff yang berisi 11 lagu ini diproduseri oleh sang suami, peraih penghargaan Grammy Matthew Koma, bersama dengan Brian Phillips.
Lagu APT dari personel Blackpink Rose bersama Bruno Mars dinobatkan sebagai rilisan paling sukses di seluruh dunia sepanjang 2025, setelah berhasil mengumpulkan lebih dari 2 miliar streaming.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved