Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Aktor Reza Rahadian ditunjuk oleh Badan Perfilman Indonesia (BPI) menjadi Ketua Festival Film Indonesia (FFI) 2021-2023 menggantikan Lukman Sardi.
Reza Rahadian mengatakan, dirinya bersedia ditunjuk sebagai Ketua FFI karena kecintaannya terhadap film yang telah berperan sangat besar dalam hidupnya.
“Ini bukan hanya rasa cinta saya kepada film Indonesia tapi juga bentuk dari bagaimana saya memberikan kembali kepada industri film Indonesia yang berperan besar dalam hidup saya, sehingga saya menyetujui tanggung jawab tersebut. Semoga bisa diemban dengan baik bersama anggota-anggota komite yang lain,” kata Reza Rahadian dalam konferensi pers daring yang digelar Kamis (15/7) di Jakarta.
Sebagai ketua FFI, Reza Rahadian mengatakan bahwa ia akan melakukan yang terbaik bersama anggota-anggota komite lain selama 3 tahun ke depan.
Reza Rahadian lalu mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki infrastruktur FFI secara keseluruhan termasuk kepanitiaan dan sistem penjurian.
Menurut Reza Rahadian, seluruh anggota tim harus bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing terutama yang masih berkaitan erat dengan dunia perfilman. Tak lupa, sang aktor juga memberikan kesempatan yang besar kepada para perempuan dalam kepanitiaan.
“Bidang-bidang di kepanitiaan diisi oleh profesional yang memiliki rekam jejak dan pencapaian pada profesinya masing-masing dan masih berkaitan erat dengan dunia film. Kemudian peran perempuan dalam kepanitiaan tahun ini juga cukup besar,” ungkap Reza Rahadian.
Selanjutnya, Reza Rahadian juga ingin melakukan evaluasi dan penyempurnaan untuk sistem penjurian agar bisa melahirkan sistem yang terbaik dalam menghelat Piala Citra hingga malam puncaknya pada 10 November 2021 mendatang.
“Saya berharap melalui kerja tim yang sudah sangat luar biasa ini kita bisa terus mengevaluasi, memonitor, serta memperbaiki bagaimana sistem-sistem yang ada di FFI, memperbaiki seluruh ornamen terkait untuk melahirkan sebuah sistem yang dianggap terbaik oleh seluruh ekosistem perfilman Indonesia,” pungkasnya. (Ant/OL-12)
Meskipun dikenal dengan latar belakang komedi, keterlibatan Rahmet Ababil di film Ikatan Darah disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen paling "menonjol".
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Bagi para aktor, membintangi film aksi, seperti Ikatan Darah, bukan sekadar menghafal dialog, melainkan juga menuntut ketangkasan fisik yang mumpuni.
Film Tiba-Tiba Setan memasangkan dua aktris ternama, Ratu Felisha dan Poppy Sovia, dalam sebuah kisah yang memadukan ketegangan mistis dengan bumbu komedi situasi.
Sutradara Wregas Bhanuteja mengungkapkan bahwa setiap pemain film Para Perasuk mendapatkan pendekatan penyutradaraan yang berbeda demi menghidupkan karakter mereka.
Memulai debut layar lebarnya melalui Harry Potter and the Goblet of Fire pada 2005, Katie Leung mengaku bahwa saat itu ia berada dalam posisi yang sangat rentan.
Meskipun dikenal dengan latar belakang komedi, keterlibatan Rahmet Ababil di film Ikatan Darah disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen paling "menonjol".
Bagi para aktor, membintangi film aksi, seperti Ikatan Darah, bukan sekadar menghafal dialog, melainkan juga menuntut ketangkasan fisik yang mumpuni.
Charitra Chandran akan memerankan Nefertari Vivi, karakter ikonik One Piece yang diperkenalkan sebagai pemburu bayaran berambut biru dengan masa lalu rahasia.
Diperankan oleh Sarah Sechan, Tante Yuli dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti menjadi salah satu karakter yang meninggalkan impresi kuat semenjak muncul dalam cuplikan film tersebut.
Dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ardit Erwandha berhasil mendapatkan peran utama sebagai Arga, sosok anak laki-laki yang kerap dibandingkan dengan sepupu-sepupunya.
Pernyataan Timothee Chalamet tersebut dengan cepat memicu reaksi dari berbagai penjuru, mulai dari penyanyi opera hingga koreografer internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved