Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAGING Director YouTube APAC Gautam Anand mengonfirmasi soal festival tahunan YouTube FanFest akan digelar secara virtual untuk pertama kalinya. Festival tersebut akan menghadirkan lebih dari 150 kreator dan artis dari Asia Pasifik serta penampilan spesial dari bintang YouTube global.
"YouTube FanFest telah menjadi acara tahunan yang merayakan komunitas YouTube di Asia Pasifik," kata Gautam Anand melalui keterangan yang diterima, Sabtu (26/9).
"Walau tidak menyelenggarakan acara fisik tahun ini, kami berharap YouTube FanFest edisi spesial ini akan memercikkan kegembiraan, menyebarkan optimisme, dan menghadirkan kebersamaan yang kita semua butuhkan saat ini," imbuhnya.
YouTube FanFest virtual tahun ini akan disiarkan melalui live streaming di channel YouTube resmi YouTube FanFest pada 11 Oktober 2020. Mulai pukul 16.00 WIB, YouTube FanFest 2020 akan menyajikan penampilan dari beberapa bintang YouTube top dunia seperti Alex Wassabi, Matt Steffanina, Merrell Twins, dan Mike Chen.
Para bintang global ini akan bergabung dengan YouTuber Indonesia, termasuk Andmesh, Atta Halilintar, Ayu Ting Ting, Demian Aditya, Jerome Polin (Nihongo Mantappu), Edho Zell, Raditya Dika, RANS ENTERTAINMENT, Sara Wijayanto, SkinnyIndonesian24, Rizky Febian dan lainnya.
Acara live streaming ini akan dipenuhi dengan pertunjukan spesial, kolaborasi kreator, dan berbagai hal menarik lainnya. Untuk menunjukkan dan merayakan keberagaman di Asia Pasifik, akan ada segmen sorotan khusus per negara yang menampilkan kreator lokal dan dibawakan dalam bahasa setempat.
Baca juga: YouTube FanFest Liveshow 2019 Sukses Digelar di Jakarta
Akan ada tambahan beberapa kreator lainnya yang akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang melalui akun media sosial YouTube FanFest.
Seperti gelaran sebelumnya, YouTube FanFest juga menghadirkan Creator Camp, yang memungkinkan penonton untuk berinteraksi dengan kreator, membuat mereka merasa menjadi bagian dari sebuah komunitas, serta memberikan inspirasi dan pengetahuan tentang cara sukses di YouTube.
Tahun ini, YouTube mengadakan serangkaian Creator Camp virtual bagi para kreator YouTube baru untuk menginspirasi, mengedukasi, dan mendorong mereka dengan membagikan cara untuk meningkatkan kualitas video dan menyempurnakan strategi konten.
Di Indonesia, Creator Camp akan diadakan pada tanggal 26 September 2020. Pendaftarannya sudah dibuka melalui laman resmi Events on Air Google.(Ant/OL-5)
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
YouTube bukan sekadar aplikasi menonton video, tapi platform lengkap untuk hiburan, edukasi, dan kreasi konten.
Akademi Film umumkan YouTube sebagai pemegang hak siar eksklusif Piala Oscar mulai 2029 hingga 2033.
Video-video ini bisa berupa hiburan, edukasi, musik, vlog, tutorial, game, berita, dan banyak jenis lainnya.
Dengan YouTube, pengguna dapat menonton jutaan video dari berbagai kategori hingga mengunggah video sendiri.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved