Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
NILA, mitra pengemudi Gojek, mengaku senang dengan rencana penyaluran Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) yang dijanjikan meningkat dibandingkan tahun lalu.
Bantuan tersebut akan disalurkan dalam bentuk uang tunai dengan besaran paling sedikit 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir. Angka tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang sebesar 20%.
Menurut Nila, kenaikan BHR tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol.
"Pastinya senang banget karena kenaikan dua kali lipat itu berarti kami lebih sejahtera lagi kan. Dan itu support yang luar biasa dari Gojek buat kami," katanya di Jakarta, Selasa (3/3).
Nila yang menjadi Ketua Komunitas Perempuan di Gojek itu berharap nominal yang diterima tahun ini bisa lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Meski begitu, Nila mengaku memahami besaran bantuan tetap menyesuaikan kemampuan perusahaan.
"Untuk nominalnya harapannya pasti lebih tinggi doang ya dari tahun kemarin. Tapi, apapun itu, seberapapun besarnya itu pasti kita juga paham bahwa akan melihat lagi dengan kemampuan dari perusahaan," ujarnya.
Terkait mekanisme pemberian BHR, Nila menilai besaran bantuan kemungkinan besar akan mempertimbangkan kinerja masing-masing mitra. Ia berpandangan bahwa pengemudi yang aktif dan bekerja penuh waktu tentu akan berbeda perhitungannya dengan mereka yang hanya sesekali menarik penumpang.
Menurutnya, tidak mungkin mitra yang hanya menerima satu atau dua order mendapatkan nominal lebih besar dibandingkan rekan-rekan yang konsisten bekerja dan menjadikan Gojek sebagai pekerjaan utama.
"Enggak mungkin yang ngebitnya sekali, atau dua kali terus mereka akan mendapatkan nominal yang lebih besar dari teman-teman yang memang konsisten narik atau memang full time-nya di Gojek," kata
Nila menegaskan, berapapun jumlahnya, BHR tetap akan membantu menambah pendapatan para pengemudi.
"Pastinya membantu," katanya.
Ia juga berharap pemerintah dapat memastikan BHR bagi pengemudi ojol dapat terus diberikan setiap tahun agar menjadi penyemangat dalam bekerja.
"Harapan untuk pemerintah pastinya setiap tahunnya kami akan ada BHR untuk para ojek online. Dan itu untuk bisa men-support kami untuk lebih semangat lagi dalam bekerja," tuturnya. (E-4)
ASOSIASI pengemudi ojek online (ojol) mengusulkan agar Bantuan Hari Raya (BHR) tahun ini dibayarkan sebesar Rp1,2 juta per pengemudi.
MEMASUKI masa Lebaran 2026, pemerintah kembali menggulirkan kebijakan Bantuan Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojek online (ojol) dan kurir berbasis aplikasi.
MENTERI Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan penyaluran Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri 2026.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan total Bantuan Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojek online (ojol) pada 2026 mencapai Rp220 miliar.
Menaker Yassierli pastikan pengemudi ojol dapat BHR tahun ini dengan nilai lebih tinggi. Simak bocoran skema dan hasil pertemuan dengan aplikator di sini.
ASOSIASI pengemudi ojek online (ojol) mengusulkan agar Bantuan Hari Raya (BHR) tahun ini dibayarkan sebesar Rp1,2 juta per pengemudi.
MEMASUKI masa Lebaran 2026, pemerintah kembali menggulirkan kebijakan Bantuan Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojek online (ojol) dan kurir berbasis aplikasi.
MENTERI Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan penyaluran Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved