Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

BHR Ojol 2026 Naik Jadi 25 Persen, Menaker Dorong Pembayaran Lebih Awal

Insi Nantika Jelita
03/3/2026 12:40
BHR Ojol 2026 Naik Jadi 25 Persen, Menaker Dorong Pembayaran Lebih Awal
Para pengemudi ojek online (ojol) menunggu penumpang di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).(MI/Usman Iskandar)

MENTERI Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan penyaluran Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri 2026. Ia bahkan mengimbau jika memungkinkan, BHR ojol bisa dibayarkan lebih cepat.

Ia menjelaskan, BHR keagamaan bagi ojol diberikan oleh perusahaan aplikasi kepada pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi serta aktif dalam 12 bulan terakhir. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk uang tunai, dengan besaran paling sedikit 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.

"Kami menghimbau agar BHR bisa dibayarkan lebih cepat dari batas waktu itu," ungkapnya dalam konferensi pers terkait kebijakan THR, BHR, dan realisasi stimulus Ramadan 2026 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3).

Menaker juga meminta perusahaan aplikasi transparan dalam menghitung besaran BHR keagamaan yang diterima pengemudi dan kurir online. Selain itu, ia menegaskan pemberian BHR keagamaan tidak menghilangkan dukungan kesejahteraan lain yang selama ini telah diberikan perusahaan aplikasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, pemerintah turut mengimbau para gubernur di seluruh daerah untuk mendorong perusahaan aplikasi di wilayah masing-masing agar memberikan BHR keagamaan. Para kepala dinas yang membidangi urusan ketenagakerjaan juga diminta mengupayakan serta memantau pelaksanaan surat edaran tersebut.

Terkait kenaikan besaran bantuan, Yassierli menyebut tahun lalu BHR diberikan sebesar 20%, sementara tahun ini meningkat menjadi 25%. Saat ditanya apakah ketentuan tersebut bersifat wajib, ia menjawab, "Iya itu sebagai imbauan kita," 

Dalam kesempatan sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan total Bantuan Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojek online (ojol) pada 2026 mencapai Rp220 miliar. Nilai tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun jumlah penerima BHR tahun ini sekitar 850.000 mitra atau pengemudi ojol sebagai penerima manfaat.

Menurut Airlangga, rencana penyaluran BHR telah dibahas melalui komunikasi intensif dengan para aplikator. Ia menyampaikan bahwa komitmen kuat dari para aplikator tercermin dari kehadiran perwakilan mereka dalam agenda tersebut.

"Ini dengan nilai total Rp220 miliar. Dan angkanya dua kali (meningkat) dari tahun lalu," kata Airlangga dalam Konferensi Pers terkait kebijakan THR, BHR, dan realisasi stimulus Ramadan 2026 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.

Ia menjelaskan pada tahun sebelumnya total BHR berada di kisaran Rp105–110 miliar. 

Airlangga kemudian menjelaskan dari masing-masing aplikator seperti GoTo dan Grab, tahun lalu masing-masing menyediakan Rp50 miliar, sedangkan tahun ini meningkat menjadi Rp100–110 miliar, dengan jumlah penerima sekitar 400 ribu mitra pengemudi per aplikator. 

Selain itu, perusahaan aplikator lainnya, Maxim pada tahun ini akan menyalurkan BHR kepada 51.000 mitra, meningkat tajam dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 1.000 mitra. Sementara inDrive juga memberikan BHR kepada sekitar 500 mitra. (E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya