Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Rabu (18/2) pagi di Jakarta. Mata uang Garuda turun 18 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.855 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.837 per dolar AS.
Pelemahan ini dipengaruhi oleh penguatan dolar AS setelah muncul pernyataan bernada hawkish dari sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed).
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa sikap hati-hati bank sentral Amerika Serikat terhadap inflasi menjadi faktor utama tekanan terhadap rupiah.
Menurutnya, komentar dari Deputi Gubernur The Fed Michael Barr dan Presiden The Fed Bank of San Francisco Mary Daly memperkuat ekspektasi bahwa kebijakan moneter ketat masih akan dipertahankan.
Daly menyatakan bahwa upaya menekan inflasi masih perlu dilanjutkan karena target belum sepenuhnya tercapai. Selain itu, kondisi pasar tenaga kerja di AS juga dinilai masih berfluktuasi.
Pernyataan tersebut mendorong penguatan dolar AS secara global, yang pada akhirnya memberi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Dari sisi domestik, investor dinilai masig mengantisipasi kemungkinan sikap dovish dari Bank Indonesia (BI) pada pertemuan di hari Kamis (19/2).
“BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga karena rupiah yang masih tertekan akhir-akhir ini,” ungkap Lukman.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah hari ini diperkirakan berkisar Rp16.800-Rp16.900 per dolar AS. (Ant/E-3)
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Kurs rupiah hari ini (10/3/2026) menguat ke 16.863 per dolar AS. Cek analisis dampak pernyataan Donald Trump soal konflik Iran terhadap nilai tukar.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Ekonomi Indonesia waspada! Rupiah berisiko tembus 17.000 per dolar AS akibat konflik Iran-Israel dan harga minyak dunia yang melonjak. Simak analisis ekonom.
Nilai tukar rupiah sore ini ditutup melemah di level Rp16.949 per dolar AS. Lonjakan harga minyak dunia dan eskalasi konflik di Timur Tengah jadi pemicu utama.
Nilai tukar rupiah tembus 16.905 per dolar AS (5/3/2026). Simak analisis dampak perang Iran dan penurunan outlook Fitch terhadap ekonomi Indonesia hari ini.
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS hari ini 13 Maret 2026 diprediksi melemah di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Ia memaparkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak perang Israel-AS vs Iran tercatat sebesar 0,3%.
Rupiah ditutup melemah ke 16.886 per dolar AS hari ini (11/3). Simak analisis dampak geopolitik Timur Tengah dan kebijakan Bank Indonesia terhadap kurs.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved