Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional. Lembaga pemeringkat global AM Best mempertahankan peringkat Financial Strength Rating (FSR) A- (Excellent) dan Long-Term Issuer Credit Rating (ICR) “a-” (Excellent) bagi Tugu Insurance selama satu dekade berturut-turut.
Selain itu, berdasarkan Indonesia National Scale Rating (NSR), AM Best juga menetapkan peringkat aaa.ID (Exceptional) dengan outlook stabil untuk Tugu Insurance. Pada penilaian terbarunya, AM Best turut meningkatkan outlook internasional perusahaan menjadi stabil, mencerminkan perbaikan kinerja operasional dalam beberapa periode terakhir serta prospek positif ke depan.
AM Best menilai pencapaian tersebut mencerminkan kekuatan neraca keuangan Tugu Insurance yang sangat solid, didukung kinerja operasional yang konsisten serta penerapan manajemen risiko yang dinilai memadai. Struktur permodalan perusahaan juga berada pada level sangat kuat, tercermin dari Best’s Capital Adequacy Ratio (BCAR) yang berada di posisi tertinggi.
Kinerja keuangan Tugu Insurance dinilai stabil dan positif, dengan hasil underwriting dan pendapatan investasi yang solid. AM Best mencatat portofolio investasi perusahaan memiliki tingkat risiko moderat dan terdiversifikasi dengan baik, dengan mayoritas penempatan dana pada instrumen obligasi dan deposito berjangka.
Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan peringkat A- (Excellent) selama 10 tahun berturut-turut, sekaligus memperoleh outlook stabil, merupakan hasil kerja keras seluruh tim serta kepercayaan para pemangku kepentingan.
“Pencapaian ini didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat, permodalan yang solid, dan strategi bisnis yang terarah. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong inisiatif keberlanjutan,” ujar Dudi.
AM Best juga menyoroti posisi Tugu Insurance sebagai salah satu pemain utama di industri asuransi umum nasional, dengan kekuatan pada segmen energi, aviasi, kebakaran, dan marine hull. Di sisi lain, perusahaan terus mendorong pengembangan bisnis ritel sebagai bagian dari strategi diversifikasi jangka panjang.
Dengan fondasi keuangan yang kuat dan manajemen risiko yang disiplin, Tugu Insurance optimistis dapat mempertahankan kinerja positif serta memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia. (E-3)
Laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits mencatat medical trend rate Indonesia mencapai 17,9% pada 2025 dan diproyeksikan berada di 17,8% pada 2026.
Selain dukungan internal, FWD Insurance juga terus memperkuat edukasi finansial masyarakat melalui berbagai inisiatif kreatif.
Dalam asuransi, repricing merupakan langkah peninjauan dan penyesuaian harga premi/kontribusi asuransi kesehatan yang terjadi karena adanya beberapa faktor.
Struktur modular itu untuk memberikan fleksibilitas yang bermakna, tetapi tetap dijalankan secara bertanggung jawab.
AKTIVITAS olahraga, khususnya yang bersifat kompetitif seperti lomba lari, memiliki risiko cedera hingga gangguan kesehatan yang tidak dapat diabaikan.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang 2025 dengan pendapatan sebesar Rp9,03 triliun di tengah tantangan kondisi makro ekonomi.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan bahwa rating Moody's tidak berdampak terhadap kinerja kredit bank yang dipimpin oleh Hendra Lembong tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved