Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,1%, Triwulan IV Tembus 5,39%

M Ilham Ramadhan Avisena
05/2/2026 19:09
Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,1%, Triwulan IV Tembus 5,39%
ilustrasi.(MI)

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5,1% masih sejalan dengan arah kebijakan dan program pemerintah.

Menurutnya, berbagai instrumen fiskal yang digelontorkan pemerintah berhasil mendorong konsumsi dan menggerakkan sektor riil secara bersamaan. Airlangga menjelaskan, pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39%. Angka ini ditopang oleh peningkatan belanja pemerintah, terutama melalui bantuan sosial, yang berdampak langsung pada penguatan konsumsi masyarakat. Selain itu, sejumlah sektor utama menunjukkan kinerja positif.

"Itu sesuai dengan program pemerintah, di mana pemerintah menggelontorkan fiskal ya bantuan sosial dan terlihat konsumsi juga meningkat dan juga beberapa sektor seperti sektor industri, perdagangan, pertanian itu baik," ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2).

Ia menambahkan, pertumbuhan sektor riil bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga menopang kinerja ekonomi secara keseluruhan. Distribusi anggaran yang dinilai berjalan baik turut memperkuat pergerakan tersebut.

"Jadi konsumsi terdorong, sektor riil baik tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi, dan kemudian tentunya distribusi daripada anggaran juga baik. Jadi engine-nya semua bergerak," lanjutnya.

Terkait capaian yang masih sedikit di bawah target pemerintah, Airlangga mengakui bahwa target pertumbuhan triwulan IV sebesar 5,4% hampir tercapai. Menurutnya, selisih tipis tersebut tidak terlepas dari basis pertumbuhan awal tahun yang relatif rendah.

"Kita sudah lihat yang kita dorong di kuartal empat target 5,4%, dicapainya 5,39%, dan memang kalau pertumbuhan 5,11% karena di Januari-nya terlalu rendah," kata Airlangga. (Mir/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik