Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Di Depan Investor, Pemerintah Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Ihfa Firdausya
04/2/2026 10:24
Di Depan Investor, Pemerintah Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto(Kemenko Perekonomian)

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menerima sejumlah investor institusional dan pelaku industri keuangan di Jakarta, Selasa (3/2). Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan forum tersebut menjadi ruang dialog informal untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi secara umum, serta mendengarkan pandangan dan masukan dari para pelaku pasar keuangan.

“Menko Airlangga Hartarto hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Disampaikan bahwa pemerintah bersama regulator terus mengambil langkah terukur untuk menjaga stabilitas pasar, menjelaskan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, dan memastikan kepercayaan investor tetap terjaga,” kata Haryo, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (4/2).

Pemerintah, katanya, terus menjaga stabilitas kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika global dan perkembangan sektor keuangan domestik. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif, transparan, dan terpercaya, sehingga kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia dapat terus terjaga.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa koordinasi lintas otoritas dan kementerian/lembaga terus diperkuat guna menjaga stabilitas sektor keuangan dan perekonomian nasional. Pendekatan komunikasi yang terbuka dengan investor dinilai penting untuk menjaga kepercayaan dan meminimalkan ketidakpastian di pasar.

“Dalam suasana yang konstruktif, diskusi difokuskan pada kondisi perekonomian secara umum, arah kebijakan pemerintah ke depan, serta komitmen pemerintah dalam menjaga tata kelola ekonomi yang prudent dan berkelanjutan. Pemerintah juga menegaskan pentingnya kesinambungan kebijakan sebagai fondasi bagi iklim investasi jangka Panjang,” papar Haryo.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah secara konsisten mengambil langkah-langkah antisipatif untuk merespons dinamika global, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga. Sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Dalam acara Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Jakarta, kemarin (3/2), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengatakan kinerja perekonomian Indonesia pada awal 2026 menunjukkan tren yang konstruktif.

Indeks PMI Manufaktur tercatat berada pada fase ekspansi di level 52,6 pada Januari 2026 dan telah bertahan dalam zona ekspansi selama enam bulan berturut-turut. Kepercayaan konsumen juga tetap terjaga, sementara inflasi berada pada level yang terkendali.

“Ketahanan tersebut turut diperkuat oleh kinerja sektor eksternal yang solid, tercermin dari surplus neraca perdagangan yang telah berlangsung selama 68 bulan berturut-turut, serta cadangan devisa yang berada di atas US$142 miliar,” kata Airlangga.

Di sisi pasar keuangan, pemerintah terus melanjutkan agenda reformasi pasar modal yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu likuiditas, transparansi, tata kelola dan penegakan hukum, serta pendalaman pasar, guna memperkuat kepercayaan investor dan stabilitas pasar.

Menko menyebut pertumbuhan ekonomi telah memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan terus menurun ke level satu digit, tingkat pengangguran tercatat sebesar 4,9%, rasio gini berada pada level 0,375 dengan tren menurun, serta Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 75,9. 

Ke depan, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Sektor jasa, industri manufaktur bernilai tambah tinggi, dan penguatan rantai nilai industri menjadi penggerak utama.

Dalam jangka pendek, pemerintah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga daya beli dan momentum konsumsi domestik.“Kami telah menyiapkan Rp12,83 triliun untuk mendukung daya beli dan mobilitas,” kata Airlangga. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya