Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Bitcoin Terkoreksi Tajam, Kelompok ini Akumulasi Pembelian

Media Indonesia
03/2/2026 20:32
Bitcoin Terkoreksi Tajam, Kelompok ini Akumulasi Pembelian
(MI/HO)


PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin (BTC) mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000. Kombinasi antara eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan penguatan dolar AS pascanominasi kepemimpinan baru Federal Reserve menjadi pemicunya. Penurunan ini tercatat menghapus nilai kapitalisasi pasar sekitar US$800 miliar sejak titik tertingginya pada Oktober lalu.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa saat ini bitcoin sering kali menjadi salah satu aset pertama yang bereaksi terhadap kepanikan global karena sifat pasarnya yang beroperasi tiap saat. Fenomena ini tercermin dari risk-off sentiment yang terjadi secara serentak. Instrumen hard money tradisional seperti emas dan perak juga menyusul mengalami tekanan jual signifikan bersamaan dengan aset digital.

Namun, data on-chain Glassnode menunjukkan anomali yang menarik saata terdapat perbedaan perilaku yang kontras antara kelas investor kripto. Saat investor ritel cenderung melakukan penjualan karena panik, kelompok Mega-Whales atau pemegang lebih dari 1.000 bitcoin justru terpantau melakukan akumulasi pembelian bitcoin secara bertahap untuk menyerap pasokan pasar yang panik.

Antony menambahkan bahwa meskipun pasar saat ini berada dalam fase ketakutan yang ekstrem, fundamental industri dinilai jauh lebih kokoh dibandingkan siklus serupa di 2022. Kehadiran institusi besar seperti BlackRock dan JPMorgan yang terintegrasi dalam ekosistem melalui ETF dan infrastruktur perbankan memberikan bantalan yang lebih kuat terhadap risiko sistemik jangka panjang.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya mengimbau para investor kripto di Indonesia untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan impulsif berdasarkan emosi sesaat. Penting bagi investor untuk mengevaluasi kembali manajemen risiko mereka.

Investor disarankan untuk tetap disiplin pada strategi investasi jangka panjang, mencermati dinamika pasar secara proporsional, serta terus membekali diri dengan riset mandiri. Untuk membantu investor tetap mengikuti perkembangan pasar dan memahami konteks pergerakan harga, pihaknya menyediakan kanal edukasi melalui Indodax Academy serta pembaruan informasi pasar. (Medcom/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya