Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Rupiah Hari Ini 2 Februari 2026: Masih dalam Tekanan Global

Andhika Prasetyo
02/2/2026 09:38
Rupiah Hari Ini 2 Februari 2026: Masih dalam Tekanan Global
Ilustrasi(Antara)

Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika. Berdasarkan data transaksi terkini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau berada dalam rentang konsolidasi dengan kecenderungan menghadapi tekanan global yang cukup signifikan.

Hingga pagi ini, Mata Uang Rupiah diperdagangkan pada kisaran Rp16.772 hingga Rp16.792 per dollar AS. Posisi ini mencerminkan fluktuasi tipis dibandingkan penutupan pekan sebelumnya, di tengah penantian pelaku pasar terhadap rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV tahun 2025 dan kebijakan suku bunga Bank Indonesia mendatang.

Tabel Kurs Transaksi Valas Hari Ini

Mata Uang Kurs Beli (IDR) Kurs Jual (IDR)
USD (US Dollar) 16.772,00 16.792,00
EUR (Euro) 19.918,54 19.936,26
JPY (Japanese Yen) 108,27 108,38
SGD (Singapore Dollar) 13.197,07 13.211,30

Sentimen Pasar Domestik

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2026 dapat mencapai angka 5,7%. Fokus utama otoritas moneter saat ini adalah mendorong stabilitas Mata Uang Rupiah agar tetap kompetitif guna mendukung kinerja ekspor sekaligus menjaga laju inflasi tetap berada dalam sasaran pemerintah.

Pergerakan Mata Uang Rupiah hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor fundamental dan sentimen pasar global. Pertama, ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter domestik memberikan pengaruh pada daya tarik imbal hasil aset investasi rupiah.

Kedua, kondisi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian kebijakan fiskal di Amerika Serikat membuat investor cenderung berhati-hati. Meski demikian, Bank Indonesia terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas maupun pasar DNDF guna memastikan volatilitas tetap terjaga dalam batas yang aman bagi perekonomian nasional. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya