Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Senin (9/3/2026) sore. Tekanan eksternal akibat lonjakan harga minyak dunia dan eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang menekan mata uang Garuda.
RUPIAH ditutup melemah 24 poin ke level 16.949 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level 16.925 per dolar AS. Dalam transaksi harian, rupiah bahkan sempat mengalami tekanan hingga 70 poin.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa pergerakan rupiah saat ini sangat dipengaruhi oleh sentimen global. Harga minyak dunia telah menyentuh kisaran US$92 per barel, level tertinggi sejak 2020.
Lonjakan ini dipicu oleh serangan udara Israel dan Amerika Serikat yang menargetkan fasilitas minyak Iran. Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan rudal ke sejumlah fasilitas energi di kawasan tersebut. Selain itu, ancaman gangguan di Selat Hormuz, yang menyalurkan 20 persen pasokan minyak dunia, menambah kekhawatiran pasar.
"Apabila harga minyak terus meroket hingga mendekati atau bahkan melampaui 100 dolar AS per barel, dampaknya bakal fatal bagi fiskal nasional. Defisit APBN terhadap PDB bisa terdongkrak hingga mendekati 4 persen," ujar Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3).
Kondisi harga minyak saat ini sudah jauh melampaui asumsi makro dalam APBN 2026 yang dipatok pada angka US$70 per barel. Ibrahim memperkirakan selisih harga ini berpotensi meningkatkan defisit anggaran negara hingga Rp6,8 triliun.
Di sisi lain, faktor suksesi kepemimpinan di Iran juga menjadi perhatian. Penunjukan Mojtaba Khamenei untuk menggantikan Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi menandakan kelompok garis keras tetap memegang kendali di Teheran, sepekan setelah konflik dengan AS dan Israel memuncak.
Guna menjaga stabilitas ekonomi domestik dari guncangan global, Ibrahim menyarankan pemerintah melakukan langkah-langkah strategis berikut:
Untuk perdagangan Selasa besok, kurs rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif. Ibrahim memproyeksikan mata uang rupiah berpotensi ditutup melemah kembali pada kisaran 16.950 hingga 17.000 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah tembus 16.905 per dolar AS (5/3/2026). Simak analisis dampak perang Iran dan penurunan outlook Fitch terhadap ekonomi Indonesia hari ini.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke Rp16.828 per dolar AS hari ini, Kamis (12/2). Simak analisis ICDX terkait dampak Nonfarm Payroll AS terhadap kurs domestik.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas melemahnya nilai tukar rupiah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa nilai tukar rupiah akan segera berbalik menguat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia.
IHSG ditutup melemah tajam ke level 7.337 pada Senin (9/3/2026). Simak analisis penyebab anjloknya bursa akibat lonjakan harga minyak dan inflasi global di sini.
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran pada 2026 memicu lonjakan harga minyak dunia di atas US$100. Simak analisis dampak ekonomi global dan efeknya bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved