Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera memperketat ketentuan kepemilikan saham publik dengan menaikkan batas minimal free float dari 7,5% menjadi 15%. Kebijakan ini ditargetkan mulai berlaku pada Februari 2026.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan, aturan baru tersebut akan diterbitkan dalam waktu dekat oleh Self Regulatory Organization (SRO), disertai mekanisme penyesuaian yang transparan bagi seluruh emiten.
“SRO akan segera menerbitkan aturan free float minimal 15 persen, dengan transparansi yang baik serta masa penyesuaian tertentu bagi emiten,” kata Mahendra dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Kamis.
OJK menegaskan kebijakan ini bukan sekadar imbauan. Emiten yang tidak mampu memenuhi ketentuan minimal free float akan menghadapi konsekuensi serius berupa penerapan exit policy atau kebijakan keluar dari bursa.
Mahendra menekankan bahwa aturan ini bersifat wajib dan berlaku untuk seluruh perusahaan tercatat, baik emiten lama maupun perusahaan yang akan melakukan Initial Public Offering (IPO).
“Esensinya, angka 15 persen ini berlaku menyeluruh,” ujarnya.
Langkah pengetatan ini juga menjadi bagian dari respons regulator terhadap perhatian Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang sebelumnya menyoroti struktur free float saham Indonesia dalam evaluasi global.
Mahendra memastikan OJK akan menyelesaikan seluruh proses penyesuaian hingga tuntas, termasuk memenuhi ekspektasi MSCI terkait keterbukaan data kepemilikan saham.
“Apapun respons MSCI, jika diperlukan akan dilaksanakan sampai final sehingga diterima sesuai maksud MSCI,” tegasnya.
Dalam konteks permintaan tambahan MSCI, khususnya terkait kemungkinan keterbukaan data pemegang saham di bawah 5 persen beserta kategori investor dan struktur kepemilikannya, OJK menyatakan komitmen mengikuti standar praktik internasional terbaik.
“Kami komitmen akan melakukannya sesuai best practice international,” kata Mahendra.
Sebagaimana diketahui, MSCI telah mengumumkan hasil konsultasi global mengenai evaluasi free float saham Indonesia. Isu ini langsung menjadi perhatian utama pelaku pasar, terutama investor global yang menilai aksesibilitas pasar domestik masih perlu diperkuat.
Sebagian investor internasional menyambut positif rencana pemanfaatan Laporan Komposisi Kepemilikan Bulanan KSEI sebagai referensi tambahan. Namun mayoritas masih meragukan akurasi klasifikasi pemegang saham dalam laporan tersebut.
Investor menilai data yang tersedia belum sepenuhnya mencerminkan struktur kepemilikan sebenarnya, sehingga menimbulkan keraguan dalam menghitung besaran free float saham Indonesia secara objektif.
Sebagai informasi, free float adalah jumlah saham perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan secara bebas oleh publik. Ketentuan ini menjadi salah satu indikator penting bagi likuiditas pasar dan penilaian investor internasional.
Saat ini, batas minimal free float emiten di Indonesia masih berada di angka 7,5%, namun mulai Februari 2026 ketentuan tersebut akan naik signifikan menjadi 15%. (Z-10)
BUMI awal 2026 krusial, CIC tinggal 2,81% usai divestasi, free float 41,31% dongkrak likuiditas. Target 330-344, stop loss 250; volume kunci. Waspadai koreksi MSCI!!
Hasil rebalancing MSCI Februari 2026 resmi dirilis. INDF turun kelas ke Small Cap, sementara ACES dan CLEO keluar dari indeks. Cek jadwal efektifnya
Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, mengatakan BEI dijadwalkan kembali melakukan pertemuan lanjutan dengan MSCI pada 11 Februari 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Peningkatan batas minimal free float saham menjadi 15% serta rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan bagian dari agenda reformasi pasar modal nasional.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengapresiasi pengunduran diri empat petinggi Otoritas Jasa Keuangan, Jumat (30/1) kemarin.
IHSG hari ini ditutup melemah 0,44% ke level 8.274,08. Sektor teknologi anjlok paling dalam saat BI tahan suku bunga di 4,75%. Cek detail pasarnya di sini.
Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi luas guna memastikan ekosistem pasar yang lebih kredibel, adaptif, serta kompetitif di tingkat internasional.
IHSG hari ini (18/2/2026) melonjak 1,19% ke level 8.310,23. Pasar optimis menanti hasil RDG Bank Indonesia dan rilis data kredit. Cek saham top gainers di sini.
IHSG hari ini ditutup melemah 0,31% akibat profit taking jelang libur Imlek. Simak analisis pasar terkait outlook Moody's dan agenda ekonomi Presiden Prabowo.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
PEJABAT Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan transparansi pasar modal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved