Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Indeks komposit terkoreksi seiring masifnya aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan pelaku pasar setelah reli kenaikan yang cukup panjang pada awal tahun ini.
Berdasarkan data penutupan perdagangan, IHSG hari ini melemah 19,33 poin atau setara 0,22 persen ke posisi 8.925,46. Tren serupa juga dialami oleh kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang turun 3,70 poin (0,43%) ke level 867,62.
Analis Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, menilai penurunan hari ini masih dalam batas wajar. Menurutnya, pelaku pasar memanfaatkan momentum kenaikan harga sebelumnya untuk merealisasikan keuntungan.
“Pelemahan IHSG dipicu aksi profit taking setelah reli di saham-saham yang sebelumnya naik cukup cepat. Koreksi hari ini cenderung koreksi sehat ketimbang perubahan tren besar,” ujar Reydi dilansir dari Antara, Kamis (8/1).
Selain faktor teknikal, sentimen domestik turut mewarnai pergerakan indeks. Pasar merespons pengumuman realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, serta menanti arah kebijakan suku bunga acuan dan rilis data inflasi terbaru.
Meskipun dibuka di zona hijau pada sesi pertama, IHSG berbalik arah pada sesi kedua hingga penutupan. Aktivitas perdagangan terpantau sangat ramai dengan nilai transaksi menembus Rp29 triliun.
| Indikator | Nilai / Jumlah |
|---|---|
| Level Penutupan IHSG | 8.925,46 (-0,22%) |
| Nilai Transaksi | Rp29,03 Triliun |
| Volume Perdagangan | 55,13 Miliar Lembar |
| Frekuensi | 3.844.260 Kali |
| Saham Naik | 302 |
| Saham Turun | 370 |
| Saham Stagnan | 138 |
Secara sektoral, terjadi divergensi yang cukup tajam. Sektor Transportasi & Logistik menjadi penopang indeks dengan kenaikan 1,67 persen, sementara sektor Barang Baku menjadi pemberat utama dengan kejatuhan 2,93 persen.
| Sektor Penguat (Top Gainers) | Perubahan | Sektor Pelemahan (Top Losers) | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Transportasi & Logistik | +1,67% | Barang Baku | -2,93% |
| Infrastruktur | +1,38% | Teknologi | -0,62% |
| Properti | +1,09% | Keuangan | -0,61% |
Adapun saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar (Top Gainers) antara lain SMLE, KOCI, RLCO, KIJA, dan PBSA. Sebaliknya, saham yang mengalami tekanan jual terdalam (Top Losers) adalah MHKI, TRIN, OPMS, INPC, dan NRCA.
Sentimen negatif tampaknya merata di kawasan Asia. Mayoritas bursa saham utama di Asia menutup perdagangan sore ini di zona merah, dengan indeks Nikkei Jepang memimpin pelemahan.
| Indeks | Negara | Level | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Nikkei 225 | Jepang | 51.117,30 | -1,63% |
| Hang Seng | Hong Kong | 26.149,31 | -1,17% |
| Shanghai Composite | Tiongkok | 4.082,97 | -0,07% |
| Straits Times | Singapura | 4.739,41 | -0,17% |
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot tajam dalam dua hari terakhir akan dijadikan sebagai momentum oleh pemerintah untuk mereformasi regulasi pasar modal.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa turut buka suara terkait dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan yang mencapai 8%.
Analis Goldman Sachs Group menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight seiring meningkatnya kekhawatiran terkait kelayakan investasi yang disorot MSCI.
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
IHSG hari ini, Kamis 29 Januari 2026, kembali ambruk lebih dari 5% akibat panic selling pasca pengumuman MSCI. Cek data lengkap dan analisis dampaknya terhadap Rupiah.
Data lengkap sejarah trading halt di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari krisis 2008, pandemi 2020, hingga insiden terbaru 2026. Simak tabel kronologis dan pemicunya.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hampir menyentuh level 9.000. Pada penutupan perdagangan Rabu (7/1) sore, IHSG ditutup terapresiasi 11,19 poin
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka anjlok pada pembukaan perdagangan Jumat (11/4).
Founder & CEO Astronacci, Gema Goeyardi, membagikan tiga tips penting untuk menghadapi situasi pasar yang ekstrem. Berikut tipsnya.
INDEKS harga saham gabungan (IHSG) mengalami lonjakan dengan kenaikan 337,29 poin atau 5,65% ke level 6.305,28 pada pembukaan perdagangan Kamis (10/4).
USAI libur panjang Lebaran 2025, pada pembukaan perdagangan Selasa (8/4) pukul 09.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 9,19% atau 598,56 poin ke level 5.912,06.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved