Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia. Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin menuntut layanan cepat, praktis, dan efisien, pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan usaha kecil sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Digitalisasi mendorong efisiensi operasional UMKM melalui proses bisnis yang lebih terstruktur. Sistem digital memungkinkan pencatatan transaksi, pengelolaan keuangan, hingga pengendalian stok dilakukan secara lebih rapi dan akurat. Proses yang sebelumnya dikerjakan secara manual kini dapat disederhanakan, sehingga pelaku usaha memiliki ruang lebih besar untuk fokus pada pengembangan dan pengelolaan usaha secara efektif.
Selain meningkatkan efisiensi, teknologi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro. Ritel yang sebelumnya hanya melayani konsumen di lingkungan sekitar kini dapat menjangkau pelanggan di luar wilayah operasionalnya. Dukungan sistem pembayaran digital turut mempermudah proses transaksi, sejalan dengan meningkatnya penggunaan metode pembayaran non-tunai di masyarakat.
Pemanfaatan teknologi tersebut berdampak langsung pada peningkatan daya saing UMKM. Melalui sistem digital, pelaku usaha mikro dapat meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses transaksi, serta menjalankan strategi pemasaran yang lebih efektif. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan infrastruktur teknologi yang siap digunakan dan relevan dengan aktivitas usaha sehari-hari di tingkat mikro.
Sistem transaksi digital yang stabil dan terintegrasi menjadi salah satu elemen krusial untuk menjaga kelancaran layanan sekaligus keberlangsungan usaha. Infrastruktur yang andal memungkinkan pelaku UMKM menjalankan aktivitas transaksi harian tanpa gangguan, terutama bagi usaha yang bergantung pada volume transaksi yang tinggi.
Salah satu contoh pemanfaatan teknologi tersebut hadir melalui Oke Kios, platform agen pulsa dan payment point online bank (PPOB) yang menyediakan layanan transaksi digital secara lengkap, cepat, dan terjangkau. Platform ini dikelola oleh PT Oke Kios Digital Nusantara, yang berdiri pada Maret 2022.
Direktur Oke Kios, Najib Shofyan Bahri, menyampaikan bahwa teknologi dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyederhanakan proses usaha ritel mikro agar lebih efisien dan mudah dijalankan.
“Kami melihat teknologi sebagai alat untuk membantu pelaku ritel mikro menjalankan usaha secara lebih sederhana, efisien, dan terintegrasi,” ujarnya.
Oke Kios menawarkan solusi bagi masyarakat yang ingin membuka atau mengembangkan usaha penjualan pulsa, paket data, token listrik, top-up dompet digital, hingga pembayaran berbagai tagihan, hanya melalui satu aplikasi. Model ini memungkinkan pelaku ritel mikro memperluas ragam layanan tanpa harus menggunakan banyak sistem atau aplikasi terpisah.
“Melalui satu aplikasi, agen dapat melayani berbagai kebutuhan pembayaran masyarakat tanpa perlu berpindah sistem,” tambah Najib.
Dalam praktiknya, platform digital tersebut dimanfaatkan pelaku usaha untuk menjalankan transaksi harian secara berkelanjutan. Stabilitas sistem menjadi aspek penting, terutama bagi ritel mikro yang sangat bergantung pada kelancaran dan kecepatan transaksi.
“Keandalan sistem menjadi fokus utama kami karena berpengaruh langsung pada kepercayaan pelanggan dan keberlangsungan usaha para agen,” tutupnya.
Pemanfaatan teknologi digital dinilai semakin memperkuat daya saing UMKM dan ritel mikro melalui peningkatan efisiensi operasional, perluasan jangkauan pasar, serta kualitas layanan. Pada akhirnya, digitalisasi berkontribusi terhadap penguatan struktur ekonomi di tingkat akar rumput dan mendorong adaptasi usaha kecil terhadap dinamika ekonomi digital yang terus berkembang. (E-3)
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dunia usaha menilai pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 belum sepenuhnya mencerminkan akselerasi pertumbuhan yang optimal.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana memangkas insentif pajak meskipun nilai belanja perpajakan terus meningkat.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved