Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa menuju negara maju. Menurut Presiden, kelompok tersebut menggunakan berbagai cara untuk menurunkan kepercayaan diri nasional dengan terus menyoroti sisi negatif Indonesia, meskipun sejumlah pencapaian penting telah diraih dalam beberapa bulan terakhir.
“Kita sudah membuktikan kepada rakyat dan dunia bahwa Indonesia mampu mencapai swasembada beras, dan segera menyusul komoditas lain seperti jagung. Kita akan berdiri di atas kaki sendiri dan menjadi negara kuat, namun tetap menghormati negara lain,” ujar Prabowo saat berbicara di hadapan pejabat negara dan pimpinan Polri di Jakarta, Jumat (13/2).
Presiden menegaskan bahwa Indonesia menyadari adanya upaya-upaya yang bertujuan melemahkan citra bangsa.
“Kita tahu ada pihak yang berupaya menjelek-jelekkan Indonesia karena takut kita menjadi kuat dan sejahtera. Namun, tujuan kita bukan mengganggu negara lain, melainkan memastikan rakyat hidup dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengkritik sejumlah pihak yang disebutnya sebagai ahli ekonomi yang dinilai cenderung pesimistis terhadap perkembangan nasional. Ia menilai sikap tersebut justru berpotensi menurunkan semangat bangsa, padahal indikator ekonomi menunjukkan sejumlah tren positif, seperti konsumsi rumah tangga yang tinggi dan peningkatan penerimaan pajak.
Meski demikian, Presiden menegaskan pemerintah tetap fokus bekerja dan membuktikan kinerja kepada masyarakat.
“Kita berada di ambang kebangkitan. Kinerja BUMN yang sebelumnya stagnan kini meningkat signifikan. Dalam satu tahun, hasilnya meningkat empat kali lipat dari Rp89 triliun pada 2024,” ujarnya.
Prabowo menekankan bahwa peningkatan tersebut dapat dicapai melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan yang kuat, serta komitmen menjaga integritas dalam pengelolaan kekayaan negara. Ia pun mengingatkan jajaran pemerintah dan pimpinan BUMN untuk terus menjaga kehormatan dan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan dan pengelolaan sumber daya.
“Siapapun yang mengelola kekayaan rakyat harus menjaga integritas. Jika masih ada praktik yang merugikan bangsa, pemerintah akan bertindak tegas tanpa pandang bulu,” tandas Praowo. (E-3)
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dunia usaha menilai pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 belum sepenuhnya mencerminkan akselerasi pertumbuhan yang optimal.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana memangkas insentif pajak meskipun nilai belanja perpajakan terus meningkat.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved