Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Prabowo: Kami Tahu Ada Pihak yang Mau Lemahkan Indonesia

Andhika Prasetyo
14/2/2026 05:39
Prabowo: Kami Tahu Ada Pihak yang Mau Lemahkan Indonesia
Presiden Prabowo Subianto(Antara)

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa menuju negara maju. Menurut Presiden, kelompok tersebut menggunakan berbagai cara untuk menurunkan kepercayaan diri nasional dengan terus menyoroti sisi negatif Indonesia, meskipun sejumlah pencapaian penting telah diraih dalam beberapa bulan terakhir.

“Kita sudah membuktikan kepada rakyat dan dunia bahwa Indonesia mampu mencapai swasembada beras, dan segera menyusul komoditas lain seperti jagung. Kita akan berdiri di atas kaki sendiri dan menjadi negara kuat, namun tetap menghormati negara lain,” ujar Prabowo saat berbicara di hadapan pejabat negara dan pimpinan Polri di Jakarta, Jumat (13/2).

Presiden menegaskan bahwa Indonesia menyadari adanya upaya-upaya yang bertujuan melemahkan citra bangsa.

“Kita tahu ada pihak yang berupaya menjelek-jelekkan Indonesia karena takut kita menjadi kuat dan sejahtera. Namun, tujuan kita bukan mengganggu negara lain, melainkan memastikan rakyat hidup dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengkritik sejumlah pihak yang disebutnya sebagai ahli ekonomi yang dinilai cenderung pesimistis terhadap perkembangan nasional. Ia menilai sikap tersebut justru berpotensi menurunkan semangat bangsa, padahal indikator ekonomi menunjukkan sejumlah tren positif, seperti konsumsi rumah tangga yang tinggi dan peningkatan penerimaan pajak.

Meski demikian, Presiden menegaskan pemerintah tetap fokus bekerja dan membuktikan kinerja kepada masyarakat.

“Kita berada di ambang kebangkitan. Kinerja BUMN yang sebelumnya stagnan kini meningkat signifikan. Dalam satu tahun, hasilnya meningkat empat kali lipat dari Rp89 triliun pada 2024,” ujarnya.

Prabowo menekankan bahwa peningkatan tersebut dapat dicapai melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan yang kuat, serta komitmen menjaga integritas dalam pengelolaan kekayaan negara. Ia pun mengingatkan jajaran pemerintah dan pimpinan BUMN untuk terus menjaga kehormatan dan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan dan pengelolaan sumber daya.

“Siapapun yang mengelola kekayaan rakyat harus menjaga integritas. Jika masih ada praktik yang merugikan bangsa, pemerintah akan bertindak tegas tanpa pandang bulu,” tandas Praowo. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya