Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemerintah Pastikan Stok dan Harga Beras Aman saat Nataru

Naufal Zuhdi
23/12/2025 12:32
Pemerintah Pastikan Stok dan Harga Beras Aman saat Nataru
Ilustrasi(Antara)

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman. Upaya pengamanan dilakukan melalui penguatan distribusi, pengawasan harga, dan sinergi lintas kementerian/lembaga serta aparat penegak hukum.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, menyampaikan apresiasi atas peran Satuan Tugas (Satgas) Pangan dalam menjaga stabilitas harga beras

“Yang selanjutnya kami juga terima kasih kepada teman-teman kepolisian khususnya oleh Satgas Pengendalian Harga Beras. Selanjutnya, kita lihat semenjak ada Satgas Pengendalian Harga Beras, harga beras medium, premium baik di zona 1 dan 2 mengalami penurunan yang cukup signifikan dan sebetulnya sudah di bawah HET. Namun, khusus di zona 3 di Maluku-Papua memang trennya masih tetap stabil tinggi," terang Maino dikutip dari suaran pers yang diterima, Selasa (23/12).

Untuk memperkuat pasokan di wilayah timur, Bapanas bersama Kementerian Pertanian (Kementan) juga telah mengambil langkah konkret.

“Tapi kemarin, dua minggu yang lalu, Kepala Badan Pangan/Menteri Pertanian telah launching menyalurkan beras di wilayah Papua. Kita sudah menyewa gudang-gudang filial di seluruh wilayah Kabupaten Papua yang saat ini mungkin tidak tersedia gudang Bulog. Sehingga diharapkan dengan adanya gudang Bulog tersebut, suplai pasokan beras di semua wilayah ini akan meningkat,” tutur Maino.

Maino menegaskan bahwa pengamanan pasokan menjadi perhatian utama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). “Prinsipnya dengan ketersediaan pangan yang cukup, mestinya kita semuanya, para pelaku pangan, pelaku usaha pangan, sama-sama untuk bisa menjaga harga pangan maksimal HET ataupun HAP,” tegasnya.

Maino menyampaikan bahwa penguatan peran BUMN menjadi bagian dari strategi stabilisasi harga. Bapanas menyambut baik niat Kementerian Perdagangan terkait alokasi 35% Minyak Kita melalui BUMN, Bulog maupun ID Food yang akan berlaku mulai tahun depan.

"Mudah-mudahan dengan adanya alokasi tersebut, Minyak Kita di pasaran, sama-sama bisa kita pastikan dijual maksimal HET,” jelas Maino.

Di sisi distribusi, Bapanas juga telah memberikan dukungan pembiayaan dari daerah surplus ke wilayah defisit melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Sampai saat ini, telah didistribusikan lebih dari seribu ton FDP dengan mayoritas komoditas beras. 

Lebih lanjut, Gerakan Pangan Murah (GPM) juga terus digencarkan di berbagai daerah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga.

Adapun perkembangan program stabilisasi beras melalui realisasi beras SPHP dan Bantuan Pangan, diketahui telah menyentuh angka 749 ribu ton dari target 1,5 juta ton. Sementara itu, Bantuan Pangan November-Desember telah tersalurkan sebesar 84,43 persen. 

Pemerintah memastikan pengamanan stok komoditas pangan strategis, penguatan distribusi, serta pengawasan harga akan terus dilakukan secara konsisten agar masyarakat dapat menghadapi Nataru dengan pasokan yang terjamin dan harga terkendali. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya