Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Aparat Diminta Tindak Penimbun BBM di Wilayah Bencana Pulau Sumatra

Naufal Zuhdi
04/12/2025 12:00
Aparat Diminta Tindak Penimbun BBM di Wilayah Bencana Pulau Sumatra
Foto udara petugas menggunakan alat berat melakukan pencarian korban longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara(ANTARA FOTO/Yudi Manar)

PENGAMAT energi, Sofyano Zakaria meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap praktik penimbunan BBM yang terjadi di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra dan Aceh. Ia menilai penimbunan BBM di wilayah bencana adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi dan meminta aparat segera turun tangan mengatasi oknum yang memanfaatkan situasi darurat demi keuntungan pribadi. 

“Aparat harus segera bertindak dan tidak pandang bulu terhadap siapa pun yang memicu masalah distribusi BBM dan elpiji, apalagi di situasi bencana,” kata Sofyano dikutip dari keterangan yang diterima, Kamis (4/12).

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) ini juga menjelaskan bahwa bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra dan Aceh telah memutus sejumlah akses transportasi utama. Kondisi ini, lanjut dia, membuat distribusi energi, termasuk BBM dan elpiji menjadi sangat menantang. 

“Ketika jalur transportasi hancur atau terputus, seluruh rantai pasok otomatis terganggu. Ini tantangan paling berat dalam menyalurkan BBM dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.

Meski demikian, Sofyano tetap optimistis bahwa Pertamina mampu menjaga pasokan di tengah keterbatasan. Ia menilai pengalaman Pertamina dalam menangani bencana besar sebelumnya seperti Gempa Palu, Banjir Kalsel, hingga tsunami Aceh menjadi modal kuat dalam memastikan distribusi tetap berjalan.

“Berdasarkan pengalaman yang ada selama ini, terutama pengalaman hebat saat tsunami Aceh, saya sangat yakin Pertamina mampu melaksanakan distribusi BBM dan elpiji kepada masyarakat di wilayah terdampak. Jangan ragukan tekad dan kemampuan insan Pertamina,” bebernya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. 

“Masyarakat perlu tenang. Jangan panik karena itu justru memperparah kondisi,” tandasnya.

Dengan dukungan pemerintah, TNI, Polri, serta pekerja energi di lapangan, Sofyano meyakini distribusi BBM akan kembali berangsur normal di wilayah terdampak. Namun ia tetap menegaskan, tindakan penegakan hukum terhadap penimbun tetap menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan bagi warga yang sedang menghadapi situasi sulit. (Fal/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik