Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bahlil: SPBU di Daerah Terdampak Banjir Sumatra harus Beroperasi 24 Jam

Insi Nantika Jelita
03/12/2025 11:46
Bahlil: SPBU di Daerah Terdampak Banjir Sumatra harus Beroperasi 24 Jam
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia(Kementerian ESDM)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk beroperasi 24 jam guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Pihaknya bersama PT Pertamina (Persero) menyatakan terus melakukan percepatan pemulihan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di kawasan terdampak guna mempermudah akses layanan bagi warga. Hal ini disampaikan Bahli saat berada di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara kemarin, Selasa (2/12).

"Saya baru saja selesai rapat dengan direktur utama PT Pertamina. Mulai besok untuk semua pompa bensin di sini kita akan buka 24 jam untuk wilayah bapak dan ibu semua. Kita akan layani kebutuhan masyarakat 24 jam," ujar Bahlil dalam keterangan resmi, Rabu (3/12).

Bahlil mengaku meminta khusus PT Pertamina Patra Niaga mengatur kembali stok dan pendistribusian lalu lintas BBM di Medan dan sekitarnya yang saat ini memiliki 90 Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) agar kembali beroperasi penuh selama 24 jam.

Selain menambah pasokan, pemerintah juga membebaskan penggunaan barcode dan meminta seluruh SPBU agar beroperasi selama 24 jam.

"Kita juga akan tambah genset agar bisa melayani saudara-saudara saya yang membutuhkan BBM di sini," kata Bahlil.

Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan yang belum maksimal pascabencana.

"Kami mohon maaf jika pasca terjadi bencana pelayanan kami belum maksimal, kami bersama gubernur dan bupati berusaha melayani semua agar mendapat pelayanan dengan baik," janjinya.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menjelaskan hasil rapat yang digelar sebelumnya memutuskan penambahan jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam. Saat ini, ungkapnya, sekitar 60 SPBU telah dioperasikan penuh sepanjang hari, dan jumlah tersebut direncanakan akan terus ditingkatkan.

"Kita akan tambah lagi, kita lihat kalau memang bisa 90 SBPU beroperasi 24 jam," jelasnya.

Menurut Ega, BBM di wilayah Medan dan sekitarnya sudah relatif aman karena sudah berhasil mendaratkan dua kapal untuk sandar di yang dipasok dari Terminal BBM (TBBM) Medan.

"Untuk mengurai antrian, kami akan tambah SBPU yang beroperasi 24 jam jadi kurang lebih 60 SBPU," ungkap Ega.

Ia menerangkan dukungan kebijakan lain dari pemerintah adalah memberikan relaksasi kepada PT Pertamina Patra Niaga untuk memindahkan alokasi BBM antar kabupaten/kota di dalam provinsi yang sama. Langkah ini diperlukan karena perubahan jalur kendaraan dari yang semula melewati jalan utama kini harus melalui jalur alternatif sehingga menyebabkan pergeseran konsumsi BBM ke ruas jalan yang masih dapat dilalui. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya